Berita Pangkalpinang

PN Pangkalpinang Terpilih Sebagai Proyek Percontohan Sistem Manajemen Anti Penyuapan

Dari ratusan pengadilan di seluruh indonesia. PN Pangkalpinang terpilih satu dari tujuh pengadilan percontohan atau Pilot Project dalam penerapan SMAP

PN Pangkalpinang Terpilih Sebagai Proyek Percontohan Sistem Manajemen Anti Penyuapan
Istimewa Pengadilan Negeri Kota Pangkalpinang
Foto bersama setelah kegiatan sosialisasi SMAP di kantor Pemerintah Kota Pangkalpinang 

Dari ratusan pengadilan di seluruh indonesia. PN Pangkalpinang terpilih satu dari tujuh pengadilan percontohan atau Pilot Project dalam penerapan SMAP

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pengadilan Negeri Kota Pangkalpinang Menggelar sosialisasi sistem manajemen anti penyuapan (SMAP) ke kantor pemerintah Kota Pangkalpinang, Senin (28/10/2019)

Kegiatan sosialisasi SMAP ke kantor pemerintah kota Pangkalpinang ini merupakan yang ke empat kalinya diadakan oleh Pengadilan Negeri Kota Pangkalpinang

Sebelumnya sosialisasi SMAP ini diadakan Pengadilan Negeri Kota Pangkalpinang di SMK Negeri 1, SMK Negeri 2 dan SMA Negeri 1 Kota Pangkalpinang.

Kegiatan sosialisasi ini dihadiri Ketua Pengadilan Negeri Kota Pangkalpinang, Sri Endang Amperawaty Ningsih, Walikota Pangkalpinang, Maulan Aklil, Sekda, Radmida Dawam, unsur forkopimda serta tamu undangan terhormat lainnya.

Ketua Pengadilan Negeri Kota Pangkalpinang Sri Endang Amperawaty Ningsih mengatakan, kegiatan sosialisasi penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) ini mengadopsi dari ISO 37001 Tahun 2016.

"Jadi, ini sudah standar internasional. Dari ratusan pengadilan di seluruh indonesia. PN Pangkalpinang ini terpilih satu dari tujuh pengadilan percontohan atau Pilot Project dalam penerapan SMAP," ulas Sri Endang saat ditemui bangkapos.com, Senin (28/10/2019) di ruang kerjanya.

Sri Endang Amperawaty Ningsih menuturkan Pengadilan Negeri Kota Pangkalpinang sebelum terpilih sebagai Pengadilan Pilot Project, telah dikunjungi Kepala Badan Pengawas Mahkamah Agung (Kabawas MA) RI bersama Tim Sustain USAID dalam rangka kick off meeting asistensi (KMA) Sistem Manajemen Anti Penyuapan pada tanggal 8-12 Oktober 2019 lalu.

"Ini diumumkan pada pembinaan KMA di Tanjungpandan. Selanjutnya, Kabawas juga melakukan pertemuan awal," tuturnya.

Ia mengharapkan dengan adanya program SMAP ini bisa membantu mencegah terjadinya perbuatan suap di lingkungan pengadilan.

"Jangan kami sudah memberikan pelayanan yang baik, mereka merasa berterimakasih dengan memberikan sumbangan atau tip. Itu yang tidak boleh karena itu sudah menjadi kewajiban kami memberikan pelayanan terbaik dan sudah menjadi prioritas kami," pungkas Sri Endang.

(Bangkapos.com / Ferdi Aditiawan)

Penulis: Maggang (mg)
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved