Berita Sungailiat

Rumah Janda Dilalap Api, Tinggal Baju di Badan, APDESI Bangka Serahkan Bantuan

Sungguh pedih derita yang dialami Ny Abon (64), Warga Dusun Tuing Desa Mapur Kecamatan Riausilip Bangka.

Rumah Janda Dilalap Api, Tinggal Baju di Badan, APDESI Bangka Serahkan Bantuan
Ist/APDESI Bangka
H Dani menyerahkan sejumlah uang dari APDESI melalui Kadus Tuing, Sunaidi alias Kali agar nantinya diserahkan kepada korban, Ny Abon (64) 

Rumah Abon, Warga Dusun Tuing Desa Mapur Kecamatan Riausilip Bangka terbakar. Janda yang hidup menyendiri di sebuah gubuk beratap seng di dusun tersebut kini tak punya apa-apa. Harta yang ia miliki tinggal baju di badan 

BANGKAPOS.COM,BANGKA-- Sungguh pedih derita yang dialami Abon (64), Warga Dusun Tuing Desa Mapur Kecamatan Riausilip Bangka. Janda yang hidup menyendiri di sebuah gubuk beratap seng di dusun tersebut kini tak punya apa-apa. Harta yang ia miliki tinggal baju di badan.

Rumah beserta isinya hangus terbakar. Api melalap bangunan tua tempat tinggal perempuan itu. Bencana ini mendapat perhatian Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Bangka melalui penyaluran bantuan berupa sejumlah uang, Senin (28/10/2019).

"Bik Abon ini sudah tua, di tinggal sendiri di rumah itu. Ia seorang janda, sedangkan anak-anaknya sudah berkeluarga, tinggal di Belinyu dan di daerah lain. Hanya Bik Abon sendiri di rumah itu," kata Kuren (35), tetangga korban di Dusun Tuing Desa Mapur Kecamatan Riausilip Bangka kepada Bangka Pos, Senin (28/10/2019).

Insiden ini sebenarnya terjadi Minggu (27/10/2019) kemarin, pagi menjelang siang. Saat itu Bik Abon sedang memasak lauk menggunakan tungku bara api kayu di rumahnya. Usai memasak lauk, korban pergi meninggalkan rumah menuju kolong atau tempat pemandian umum.

"Diduga api dari kayu di tungku membesar, lalu menyambar dinding papan dapur rumah dan seisinya hingga rumah rata dengan tanah," ungkap Kuren turut prihatin.

Haji Dani, Perwakilan Adpesi Bangka meninjau puing-puing rumah korban kebakaran, Ny Abon (64) di Dusun Tuing Desa Mapur Riausilip Bangka.
Haji Dani, Perwakilan Adpesi Bangka meninjau puing-puing rumah korban kebakaran, Ny Abon (64) di Dusun Tuing Desa Mapur Riausilip Bangka. (Ist/APDESI Bangka)

Ardani alias Haji Dani yang merupakan perwakilan APDESI Bangka kemudian turun ke lokasi. Pria yang biasa disapa Ustadz Sumin itu datang ke rumah korban untuk menyerahkan bantuan berupa sejumlah uang dari APDESI Bangka kepada korban. Namun sayang, korban tak ada di tempat karena mengungsi ke rumah anaknya di Belinyu.

"Korban mengungsi ke rumah anaknya di Belinyu. Makanya bantuan APDESI berupa sejumlah uang kami serahkan melalui Pak Kadus Tuing, Sunaidi alias Kali, agar nanti diserahkan pada korban. Korban merupakan lansia, seorang janda yang tidak punya pekerjaan tetap di Dusun Tuing," jelas Haji Dani.

Sementara kondisi rumah korban hancur berkeping-keping. Beberapa atap seng terlihat berserakan dan hangus dilalap api. Begitu pula dinding rumah dan barang berharga, jadi arang dan abu. "Diperkirakan kerugian mencapai Rp 50 Juta. Makanya bantuan ini diberikan APDESI Bangka sebagai bentuk kepedulian antar sesama," katanya. (Bangkapos.com/Fery Laskari)

Penulis: ferylaskari
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved