Kriminalitas

Terdakwa Kasus Empat Paket Sabu dan Lima Butir Inex Divonis 9 Tahun Penjara

Majelis hakim menjatuhkan vonis sembilan tahun penjara kepada Ariando alias Naca dan Ardi, terdakwa kasus empat paket sabu dan lima butir inex

Terdakwa Kasus Empat Paket Sabu dan Lima Butir Inex Divonis 9 Tahun Penjara
bangkapos.com/Ferdi Aditiawan
Suasana persidangan di Pengadilan Negeri Kota Pangkalpinang dengan terdakwa Ariando alias Naca dan Ardi, Senin (28/10/2019) 

Majelis hakim menjatuhkan vonis sembilan tahun penjara kepada Ariando alias Naca dan Ardi, terdakwa kasus empat paket sabu dan lima butir inex

BANGKAPOS.COM, BANGKA --  Majelis hakim menjatuhkan vonis sembilan tahun penjara kepada Ariando alias Naca dan Ardi, terdakwa kasus empat paket sabu dan lima butir inex, pada sidang putusan yang digelar di Pengadilan Negeri Kota Pangkalpinang, Senin (28/10/2019)

Naca dan Ardi terbukti melanggar pasal 112 Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika

Putusan ini lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum Hidajaty yang menuntut kedua terdakwa selama dua belas tahun penjara dan denda satu miliar

"Sebagaimana yang diatur dalam pasal 112 Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika menjatuhkan vonis sembilan tahun penjara kepada Ariando alias Naca dan Ardi dan denda satu miliar apabila tidak dibayar diganti hukuman selama tiga bulan penjara," ucap Corry Octarina hakim ketua persidangan seraya mengetok palu

"Kalian berhak menerima, fikir-fikir atau mengajukan banding," tanya Corry Octarina kepada kedua terdakwa

Naca dan Ardi yang hadir di muka persidangan di dampingi penasihat hukum menerima vonis yang dijatuhkan

Sebelumnya Naca dan Ardi ditangkap aparat Satres Narkoba Polda Kepulauan Bangka Belitung pada tanggal 23 Juli 2019 sekira pukul 21.30 Wib di Jalan Mayor H. Muhidin, Rt 001 Rw 001, Kelurahan Pasir Padi, Kecamatan Girimaya, Kota Pangkalpinang.

Dari hasil penangkapan anggota berhasil mengamankan empat strip plastik bening yang masing-masing berisikan narkotika jenis sabu dan satu strip plastik yang berisikan 5 butir inex serta satu unit handphone merek advan warna putih.

Menurut pengakuan tersangka barang haram ini milik saudara sapar (DPO), selanjutnya Naca dan Ardi beserta barang bukti dibawa ke Mapolda Kepulauan Bangka Belitung untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

(Bangkapos.com / Ferdi Aditiawan)

Penulis: Maggang (mg)
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved