Fenomena Buaya Bermunculan di Pantai dan Laut di Bangka, Nelayan Tak Takut Merekamnya

Tak diketahui pasti dimana kejadian ini kemunculan buaya yang berukuran cukup besar ini.

Editor: Teddy Malaka
kolase bangkapos.com/capture video beredar di WA
Penampakan buaya air laut/asin 

Fenomena Buaya Bermunculan di Pantai dam Laut di Bangka, Nelayan Tak Takut Merekamnya

BANGKAPOS.COM - Tiga video penampakan buaya air asin atau buaya muara beredar di dunia maya. 

Video berdurasi kurang dari satu menit itu membuat warganet penasaran.

Beredarnya video ini menyebar via WhatsApp. 

Tak diketahui pasti dimana kejadian ini kemunculan buaya yang berukuran cukup besar ini.

Dalam tiga video itu terlihat jelas buaya sedang berada di atas pasir.

Ada satu video yang memerlihatkan buaya berada di atas batu. 

Pada video pertama terlihat seekor buaya diam di atas pasir. 

Selingkuh Tak Selalu Urusan Biologis, Ada Jenis Selingkuh Lain yang Lebih Bahaya Bagi Rumah Tangga

Terdengar percakapan orang yang merekam aktivitas buaya ini.

Dalam logat  yang terdengar dalam video seperti bahasa Bangka.

Gadis SMP Dijual Rp 1 Juta ke Hidung Belang, Orangtua Cemas hingga Lapor Polisi dan Digerebek di Kos

Penampakan buaya air asin/laut
Penampakan buaya air asin/laut (capture video beredar di WA)

Suara mesin perahu pun ikut terekam dalam video.

Dalam obrolannya, perekam terkejut melihat ukuran buaya tersebut.

Bangkapos.com mencoba untuk menerjemahkan percakapan yang kemungkinan terjadi antara dua orang dalam video tersebut. 

"Keliat mun ya terang 

ku zoom eem

waaaawww

besak ge yeo

Kan ke e la men tutu

Kan kek ini lah men ni sungei e

Aseku la nie

kelak-kelak e (sirip e)

la la ngelem

Ngeri asak die tenggelem"

Dalam video kedua nyaris serupa dengan penampakan buaya di video pertama.

Buaya kedua juga berada di atas pasir.

penampakan buaya air asin/laut
penampakan buaya air asin/laut (capture video beredar di WA)

Bahkan perekam yang juga masih berada di perahu meminta rekannya untuk tidak sembarangan mengeluarkan tangan ke air. 

"Tu sikok agik ha

tu hah

begeger

Tangan ka jangan icak-icak di luar 

iyee"

Berbeda dari dua video sebelumnya.

Penampakan buaya dari video ketiga terlihat santai di atas batu. 

Buaya ini sama sekali tidak bergerak.

Wujudnya cukup besar. 

Mulutnya tak menutup rapat.

Penampakan buaya air asin/laut
Penampakan buaya air asin/laut (capture video beredar di WA)

Terlihat jelas gigi-gigi tajam predator ganas satu ini.

Lagi-lagi terdengar percakapan orang terkait penampakan ini.

Dalam percakapan kali ini, lebih santai bahkan ada terdengar suara seperti anak kecil yang menyebut buaya ini adalah temannya. 

"Bro halo bro

bro, digigitnya tuh pantet

Tu tuh kawanku (buaya)

terdengar seperti suara anak kecil

Kawan, anterku yo yo

Penampakan buaya air laut/asin
Penampakan buaya air laut/asin (kolase bangkapos.com/capture video beredar di WA)

Buaya Muara

Bangkapos.com melansir wikipedia menyebutkan buaya muara atau buaya bekatak (Crocodylus porosus) adalah jenis buaya terbesar di dunia.

Dinamai demikian karena buaya ini hidup di sungai-sungai dan di dekat laut (muara).

Buaya ini juga dikenal dengan nama buaya air asin, buaya laut, dan nama-nama lokal lainnya. Dalam bahasa Inggris, dikenal dengan nama Saltwater crocodile, Indo-Australian crocodile, dan Man-eater crocodile.

Nama umumnya, Man-eater="pemakan manusia", karena buaya ini terkenal pernah (dan sering) memangsa manusia dan babi yang memasuki wilayahnya.

Buaya ini tersebar di seluruh perairan dataran rendah dan perairan pantai di daerah tropis Asia Selatan, Asia Tenggara, dan Australia (Indo-Australia)

Ukuran Besar

Panjang tubuh buaya ini (termasuk ekor) biasanya antara 2,5 sampai 3,3 meter, namun hewan dewasa bisa mencapai 12 meter seperti yang pernah ditemukan di Sangatta, Kalimantan Timur.

Bobotnya bisa mencapai 200 kg. Moncong spesies ini cukup lebar dan tidak punya sisik lebar pada tengkuknya.

Buaya muara dikenal sebagai buaya yang jauh lebih besar dari Buaya Nil (Crocodylus niloticus) dan Alligator Amerika (Alligator mississipiensis). Penyebarannya pun juga "terluas" di dunia.

Buaya muara memiliki wilayah perantauan mulai dari perairan Teluk Benggala (Sri Lanka, Bangladesh, India) hingga perairan Polinesia (Kepulauan Fiji dan Vanuatu).

Sedangkan habitat favorit untuk mereka adalah perairan Indonesia dan Australia.

Aktif Siang Hari

Buaya ini aktif pada siang dan malam hari. Buaya ini memangsa siapapun yang memasuki wilayahnya.

Mangsanya adalah Ikan, Amfibi, Reptilia, Burung, dan Mamalia (termasuk mamalia besar). Buaya ini adalah salah satu dari buaya-buaya yang berbahaya bagi Manusia.

Buaya muara mampu melompat keluar dari air untuk menyerang mangsanya.

Bahkan bilamana kedalaman air melebihi panjang tubuhnya, buaya muara mampu melompat serta menerkam secara vertikal mencapai ketinggian yang sama dengan panjang tubuhnya.

Buaya muara menyukai air payau/asin, oleh sebab itu pula bangsa Australia menamakannya saltwater crocodile (buaya air asin).

Selain terbesar dan terpanjang, Buaya Muara terkenal juga sebagai jenis buaya terganas di dunia.

Bahaya Bagi Manusia

Buaya muara sangat berbahaya bagi manusia. Mereka adalah buaya pemangsa manusia sejati.

Seperti Buaya nil, buaya ini sering menyerang manusia yang memasuki wilayahnya. Di Australia, tercatat ada 2 serangan buaya terhadap manusia setiap tahunnya.

Serangan buaya terhadap manusia juga dilaporkan dari Kalimantan, Sumatra, India timur, Andaman dan Myanmar.

(Bangkapos.com/Edy Yusmanto)

Ini video lengkapnya : 

Sumber: bangkapos.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved