Breaking News:

Advertorial

Kejaksaan Sehat Bersama Rakyat

RUMAH Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. (H.C) Ir. Soekarno Provinsi Bangka Belitung menggelar ke­giatan operasi katarak dan hernia, Sabtu (26/10). Kegiatan

Editor: nurhayati
ist
Foto Bersama dalam kegiatan operasi katarak dan hernia. 

BANGKAPOS.COM,BANGKA-- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr (HC) Ir Soekarno Provinsi Bangka Belitung menggelar ke­giatan operasi katarak dan hernia, Sabtu (26/10/2019).

Kegiatan ini diselenggarakan Kejaksaan Agung RI di wilayah hukum Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepulauan Bangka Belitung bekerjasama dengan Peme­rintah Provinsi Bangka Belitung, Sabtu (26/10/2019).
Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, dimulai tanggal 25 sampai 27 Oktober 2019.

Diikuti oleh seluruh kalangan masyarakat dari kabupaten/kota di Pulau Bangka Provinsi Bangka Belitung.

Acara kegiatan operasi dihadiri langsung Kepala Kejaksaan Tinggi, Aditia Warman, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi, Damianus Tagor Sidabutar, Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil, Direktur RSUD Ir. Soekarno Provinsi Bangka Belitung, dr Armayani ,Sp B seluruh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) yang ada di kabupaten/kota di Pulau Bangka Provinsi Bangka Belitung serta para tamu undangan lainnya.

Direktur RSUD Ir Soekarno Bangka Belitung, dr Armayani , Sp.B mengatakan, pihak rumah sakit menyambut baik atas penyelenggaraan operasi katarak dan hernia yang diselenggarakan pihak kejaksaan di RSUD Provinsi Bangka Belitung ini.

“Kami sangat menyambut baik kegiatan ini, seka­ligus reunian sesama dokter. Tak hanya itu, kegiatan ini sekaligus memperkenalkan kepada masyarakat bahwa di Provinsi Bangka Belitung ini sedang ada kegiatan ope­rasi yang melibatkan banyak pasien. Karena masyarakat banyak tidak tahu dimana RSUD Ir Soekarno Provinsi Bangka Belitung.

Ia menyebutkan ada 343 pasien yang mengikuti ope­rasi katarak dan hernia yang diselenggarakan oleh pihak kejaksaan.

“Untuk pasien katarak 301 orang dan pasien hernia 42 orang. Adapun dokter yang menangani untuk operasi katarak dan hernia ini seba­nyak 45 orang yang didatangkan langsung dari seluruh daerah di Indonesia dengan rincian dokter luar sebanyak 30 orang dan dokter lokal 15 orang,” jelasnya.

“Untuk kegiatan operasi ini belum menemukan kendala yang berarti, karena baik penyelenggara maupun dokter yang menangani sudah terlatih dan terbiasa. Selain itu kami pihak rumah sakit juga menyediakan fasilitas dan sarana yang baik untuk para pasien serta keluarga yang mendampingi,” pungkasnya.

Sementara itu Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Aditia Warman diwakili Kasi Penerangan Hukum (Penkum) Roy Arland mengatakan, kegiatan bakti sosial operasi katarak dan hernia yang diselenggarakan oleh Kejaksaan Agung RI ini memang rutin dilakukan di seluruh daerah provinsi di Indonesia.

“Jadi untuk saat ini di Kejaksaan Tinggi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, untuk minggu depan di Batam Kepulauan Riau dan memang rutin dilakukan di seluruh Indonesia,” kata Roy Arland.

Roy Arland menuturkan kegiatan bakti sosial operasi katarak dan hernia ini bertujuan agar masyarakat maupun kejaksaan merasa keberadaannya terlayani oleh negara.

“Sehingga keberadaan kejaksaan dapat bermanfaat bagi masyarakat khususnya di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Kejaksaan hadir untuk rakyat, jaksa sehat bersama rakyat,” paparnya. (adv/cr3/may)

Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved