Berita Pangkalpinang

Kenapa Kuota Guru Paling Sedikit Padahal Dibutuhkan? Berikut Penjelasan BKPSDM Babel

Pemerintah akan membuka seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada 11 November 2019 mendatang.

Kenapa Kuota Guru Paling Sedikit Padahal Dibutuhkan? Berikut Penjelasan BKPSDM Babel
KOMPAS/Lasti Kurnia
Ilustrasi tes CPNS untuk formasi guru 

BANGKAPOS.COM,BANGKA-- Pemerintah akan membuka seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada 11 November 2019 mendatang. Pemprov Babel kebagian kuota 120 formasi pada tahun ini.

Dari 120 formasi tersebut, kuotanya didominasi oleh tenaga teknis yang berjumlah 95 posisi. Sisanya, 12 posisi untuk tenaga pendidikan dan 13 posisi tenaga kesehatan.

Kepala Subbidang Perencanaan dan Pengadaan Pegawai BKPSDM Kepulauan Bangka Belitung (Babel) M Erisco Nurrahman tidak menampik formasi untuk guru provinsi mendapatkan kuota yang paling sedikit padahal dibutuhkan. Menurut dia, ini terkait kebijakan pusat mengenai prioritas.

"Di rakor kami terkait persiapan pengadaan CPNS 2019 ini, BKN menyampaikan bahwa prioritas tahap pertama ini adalah untuk teknis," kata Erisco, Selasa (29/10/2019).

Prioritas tahap pertama adalah untuk CPNS yang didominasi tenaga teknis berkaitan langsung dengan visi misi presiden dan kepala daerah. Lalu tahap kedua pada 2020 akan diprioritaskan untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) untuk guru dan tenaga kesehatan.

"Terkait dengan pendidikan dan kesehatan, ini akan dioptimalkan pada penerimaan P3K. Jadi sifat-sifat pekerjaan yang berkaitan dengan pelayanan langsung ini akan dioptimalkan pada pengadaan P3K di 2020," jelas Erisco.

Tenaga teknis yang diprioritaskan tahun ini adalah formasi yang belum dilaksanakan pada rekrutmen 2018 lalu. Selanjutnya, pada 2020 pemprov bisa kembali mengusulkan prioritas untuk tenaga pendidikan kesehatan.

"Jadi pada 2019 kami memang sudah ditekankan oleh kemenpan terkait prioritas seperti ini, seperti itu tahapan langkahnya soal prioritas ini," ungkap Erisco. (Bangkapos.com/Dedy Qurniawan)

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved