Berita Pangkalpinang

Sosialisasi Daun Kelor Mengandung Nutrisi

Rumah Inspirasi Buasan bekerjasama Universitas Sahid Jakarta mensosialisasikan manfaat daun kelor.

Sosialisasi Daun Kelor Mengandung Nutrisi
Bangkapos.com/Agus Nuryadhyn
Prof Dr Ir Giyatmi MSi bersama Bahar Buasan dan masyarakat yang mengikuti sosialisasi manfaat daun kelor sekaligus membagikan bibit pohon kelor. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Rumah Inspirasi Buasan bekerjasama Universitas Sahid Jakarta mensosialisasikan manfaat daun kelor.

Sosialisasi ini disampaikan Prof Dr Ir Giyatmi MSi, Guru Besar Universitas Sahid Jakarta, dihadiri Bahar Buasan Pendiri Rumah Inspirasi, Pendeta Kon Cham, Junlie, serta Ibu-ibu di Desa Kayu Besi dan Baskhara Bakti Kecamatan Namang Kabupaten BangkanTengah, Selasa (29/10/2019).

Kegiatan program pengabdian masyarakat Rumah Inspirasi dan Universitas Sahid Jakarta, berlangsung di TK Kasih Kayu Besi Kecamatan Namang Kabupaten Bangka Tengah.

Pendiri Rumah Inspirasi Buasan menjelaskan sosialisasi disampaikan Guru Besar Universitas Sahid Jakarta, kepada Ibu-ibu mengenai manfaat daun kelor.

"Penjelasan Profesor Giyatmi dapat bermanfaat dan tanaman daun kelor yang mengandung nutrisi akan bisa menambah gizi masyarakat, melalui daun kelor," ungkapnya.

Menurut Bahar bahwa tanaman yang berada di sekeliling pekarangan, seperti daun kelor yang ternyata bisa dibuat sayur.bersama Universitas Sahid Jakarta sosialisasi manfaat daun kelor kepada masyarakat Desa Kayu Besi dan Desa Baskhara Bakti Kecamatan Namang Kabupaten Bangka Tengah.

Menurut Prof Giyatmi bahwa daun kelor memiliki manfaat yang luar biasa.

Tanaman yang berada di sekitar lingkungan, seperti daun kelor kata Prof Giyatmi dapat untuk ketahanan pangan yang berbasis sumberdaya lokal.

"Daun kelor yang mengandung nutrisi, bisa dimakan seperti membuat sayur bening dan terasa seperti daun katuk. Bahkan bisa untuk campuran sayuran dan juga kue," ujarnya.

Bahkan kata Giyatmi bahwa daun kelor sebagai tanaman yang dapat membantu dan mencegah stunting pada anak.

"Untuk perbaikan gizi, dari Menteri Kesehatan menyarankan anak-anak ini untuk diberi konsumsi daun kelor karen a kandungan gizi yang ada di daun kelor sangat bagus," jelas Giyatmi.

Menurutnya, daun kelor merupakan sumber nutrisi yang bagus.

Ia menjelaskan bahwa dunia kesehatan saat ini sedang mengorek jadi bahan alami apa yang bisa memberi manfaat.

"Dimana nutrisinya untuk dapat mencegah berbagai penyakit. Seperti kita tidak mengira bahwa tanaman liar bila digali bisa menjadi obat alami," ungkap Giyatmi.

Pada kesempatan itu, Prof Dr Ir Giyatmi dan Bahar Buasan menyerahkan bibit batang kelor kepada masyarakat.  (Bangkapos.com/Agus Nuryadhyn)

Penulis: agusrya
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved