Dinsos Bangka Berikan Bantuan ke Bik Abon Korban Kebakaran di Desa Mapur

Bantuan berbagai pihak terus mengalir pada Bik Abon (64), janda tua yang hidup sendiri di rumahnya di Dusun Tuing Desa Mapur

Dinsos Bangka Berikan Bantuan ke Bik Abon Korban Kebakaran di Desa Mapur
istimewa
Tampak suasana rumah korban, Bik Abon (64) hangus terbakar di Dusun Tuing Desa Mapur Kecamatan Riausilip Bangka. 

Dinsos Bangka Berikan Bantuan ke Bik Abon Korban Kebakaran di Desa Mapur

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Bantuan berbagai pihak terus mengalir pada Bik Abon (64), janda tua yang hidup sendiri di rumahnya di Dusun Tuing Desa Mapur Kecamatan Riausilip Bangka.

Bantuan kali ini diberikan oleh Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bangka berupa, kasur, tikar, peralatan memasak dan sebagainya.

Kepala Dusun Tuing, Sunaidi alias Kali kepada Bangka Pos, Rabu (30/10/2019) menyatakan, bantuan Dinsos Kabupaten Bangka diserahkan melalui anak korban. "Dinsos Bangka beri bantuan kemarin. Bantuanya berupa kasur, tikar, tempat masa, gula kopi dan sebagainya," kata Kadus.

Saat penyerahan bantuan, Pihak Dinsos Bangka didampingi Kadus dan beberapa warga sekitarnya. Sementara korban, Bik Abon (64) saat ini mengungsi di rumah anaknya di Belinyu, setelah insiden kebakaran melanda rumah korban di Dusun Tuing, beberapa hari lalu.

"Korban punya anak delapan orang, masing-masing sudah berumah tangga dan punya rumah sendiri. Anaknkorban ada yang tinggal di Belinyu, ada yang tinggal di Bukitlayang dan ada juga yang tinggal di Sungailiat. Sedangkan korban, tinggal sendiri di rumahnya sebelum terjadi kebakaran. Nah setelah rumah hangus terbakar, korban mengungsi di rumah anaknya di Belinyu," kata Kadus.

Kadus mengaku pihak dusun dan desa sedang mengajukan proposal permohonan bantuan kepada Pemkab Bangka untuk membangun kembali rumah korban yang terbakar. Ia berharap setelah bantuan digulirkan, korban Isa tinggal kembali, seperti semula di Dusun Tuing. "Mengenai pembangunan rumah korban, proposal permohonan bantuannya sedang diajukan ke Pemkab Bangka," kata Kadus..

Seperti diketahui, sungguh pedih derita yang dialami Ny Abon (64), Warga Dusun Tuing Desa Mapur Kecamatan Riausilip Bangka. Janda yang hidup menyendiri di sebuah gubuk beratap seng di dusun tersebut kini tak punya apa-apa. Harta yang ia miliki tinggal baju di badan.

Rumah beserta isinya hangus terbakar. Api melalap bangunan tua tempat tinggal perempuan itu. Bencana ini mendapat perhatian Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Bangka melalui penyaluran bantuan berupa sejumlah uang, Senin (28/10/2019).

"Bik Abon ini sudah tua, di tinggal sendiri di rumah itu. Ia seorang janda, sedangkan anak-anaknya sudah berkeluarga, tinggal di Belinyu dan di daerah lain. Hanya Bik Abon sendiri di rumah itu," kata Kuren (35), tetangga korban di Dusun Tuing Desa Mapur Kecamatan Riausilip Bangka kepada Bangka Pos, Senin (28/10/2019).

Insiden ini sebenarnya terjadi Minggu (27/10/2019), pagi menjelang siang. Saat itu Bik Abon sedang memasak lauk menggunakan tungku bara api kayu di rumahnya. Usai memasak lauk, korban pergi meninggalkan rumah menuju kolong atau tempat pemandian umum.

Dua hari setelah kejadian, Ardani alias Haji Dani yang merupakan perwakilan APDESI Bangka kemudian turun ke lokasi. Pria yang biasa disapa Ustadz Sumin itu datang ke rumah korban untuk menyerahkan bantuan berupa sejumlah uang dari APDESI Bangka kepada korban. Namun sayang, korban tak ada di tempat karena mengungsi ke rumah anaknya di Belinyu. Bantuan berupa uang pun kemudian dititipkan oleh Haji Dani kepada kepala dusun setempat agar diamalkan kepada korban.

(bangkapos.com/ferylaskari).

Penulis: ferylaskari
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved