Markus Sebut Lawatan Sejarah Momentum Kenalkan Wisata Budaya Bagi Generasi Muda

Pemerintah Kabupaten Bangka Barat (Babar) memiliki cara unik mengenalkan wisata budaya dan sejarah utamanya bagi generasi muda

Markus Sebut Lawatan Sejarah Momentum Kenalkan Wisata Budaya Bagi Generasi Muda
Ist
Bupati Markus SH menyampaikan sambutan saat menghadiri kegiatan lawatan sejarah di pelataran museum timah Muntok, Rabu (30/10) pagi. 

BANGKAPOS.COM,BANGKA-- Pemerintah Kabupaten Bangka Barat (Babar) memiliki cara unik mengenalkan wisata budaya dan sejarah utamanya bagi generasi muda.

Kali ini, Pemkab Babar melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) setempat, mengajak ratusan siswa/siswi SMA/SMK se-pulau Bangka mengikuti kegiatan lawatan sejarah. Para peserta didik diajak melihat langsung kekayaan wisata dan sejarah yang dimiliki kota Muntok.

Bupati Bangka Barat, Markus SH, dalam arahannya ketika melepas peserta di pelataran museum timah Indonesia Muntok, Rabu (30/10) menjelaskan, lawatan ini dimaksudkan memberikan informasi, inspirasi dan pemahaman tentang peristiwa sejarah di kota Muntok dalam konteks pengenalan sejarah bagi generasi muda khususnya siswa-siswi, serta masyarakat umum.

Bupati Markus didampingi Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Suwito, dan staf ahli Bupati Antoni Pasaribu.
Bupati Markus didampingi Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Suwito, dan staf ahli Bupati Antoni Pasaribu. (Ist)

"Kegiatan ini juga merupakan salah satu bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap pengelolaan kekayaan budaya, khususnya tentang sejarah kota tua Muntok," tandasnya.

Politisi PDI Perjuangan itu berharap, lawatan sejarah yang tahun ini merupakan tahun kedua dapat memacu semangat masyarakat agar turut serta meningkatkan dan mengembangkan pengetahuan tentang sejarah di Bangka Barat.

"Lawatan ini tidak terlepas dari usaha kita bersama dalam upaya memperkenalkan, menjaga dan melestarikan sejarah dan peninggalan sejarah di Muntok, jangan sampai lupa atau hilang agar tetap lestari guna menunjang kegiatan pariwisata di Bangka Barat. Apalagi, saat ini Muntok sudah masuk dalam jaringan kota pusaka Indonesia (JKPI)," pungkas Markus.

Bupati Markus SH tampak duduk lesehan dengan para peserta lawatan sejarah.
Bupati Markus SH tampak duduk lesehan dengan para peserta lawatan sejarah. (Ist)

Kabid Kebudayaan Disparbud Bangka Barat, Bambang Haryo Suseno menyampaikan, dalam lawatan ini para siswa akan diperkenalkan tentang tiga cluster di Muntok yakni kluster eropa, cluster cina, cluster melayu, juga mendorong upaya pengembangan potensi pariwisata berbasis sejarah di Bangka Barat.

"Dalam lawatan hari ini, para siswa akan menelusuri bangunan yang menjadi saksi sejarah dari tiga cluster tersebut yakni

museum timah Indonesia, eks rumah residen, eks kantor syah bandar, pelabuhan lama Muntok, rumah mayor, kelenteng Kong Fuk Miau, Masjid Jami, dan Kampung Ulu," tutup Seno.

Editor: nurhayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved