Berita Pangkalpinang

Siap-siap, Kelurahan Terbersih dan Terjorok di Pangkalpinang Segera Diumumkan

42 Kelurahan di Kota Pangkalpinang berlomba mempersiapkan kondisi wilayahnya untuk mendapatkan predikat Kelurahan Terbersih dan Terjorok

Siap-siap, Kelurahan Terbersih dan Terjorok di Pangkalpinang Segera Diumumkan
Bangkapos/irakurniati
Wali kota Pangkalpinang, Maulan Aklil 

BANGKAPOS.COM - 42 Kelurahan di Kota Pangkalpinang berlomba mempersiapkan kondisi wilayahnya untuk mendapatkan predikat Kelurahan Terbersih. Begitu pun dengan kelurahan dengan kondisi paling kotor akan dinobatkan sebagai Kelurahan Terjorok. Dua kategori ini akan diumumkan pada akhir tahun 2019.

Wali kota Pangkalpinang, Maulan Aklil, mengatakan, pihaknya akan memberikan penghargaan kepada Kelurahan Terbersih dengan memasang bendera kuning di kantor kelurahan selama enam bulan.

Penobatan ini pun akan disebarluaskan di seluruh wilayah Pangkalpinang. Begitu pun dengan Kelurahan Terjorok, akan ditancapkan bendera hitam selama enam bulan.

Menurut Molen ini akan menjadi tamparan dan upaya pihak kelurahan untuk berlomba-lomba tidak menjadi Kelurahan Terjorok.

"Saya sudah melihat dengan lomba ini kelurahan sudah menggeliat untuk kebersihannya, mereka takut jadi kelurahan terjorok. Malah dinas lingkungan hidup kerepotan ditelpon lurah minta sarana prasarana yang mendukung kebersihan," ujar Molen, Rabu (30/10/2019).

Dia menilai, saat ini sudah mulai kesadaran masyarakat timbul dan berperan aktif menjaga kebersihan wilayahnya. Apalagi dengan pemasangan bendera hitam yang menandakan Kelurahan Terjorok, menurutnya tentu akan menjadi pukulam telak bagi masyarakat sekitar yang dinobatkan sebagai wilayah terjorok di Kota Pangkalpinang.

"Mereka berlomba-lomba takut untuk jadi kelurahan terjorok. Ini juga sebagai upaya kita untuk mendapatkan Adipura tahun 2020," kata Molen.

Kategori terbersih dan terjorok ini dinilai oleh masyarakat. Molen mengatakan, masyarakat dipersilahkan memberikan penilaian dan menyampaikannya ke pemerintah kota. Melalui kiriman foto, unggahan video maupun berita yang disampaikan ke media sosial pribadi Molen maupun humas Pangkalpinang.

Komponen yang dinilai di antaranya fisik lingkungan yang bersih, kesadaran masyarakat, partisipasi masyarakat dan penilaian yang diberikan juga oleh tim penilai.

Sedangkan masyarakat yang aktif memberikan penilaian dan menyampaikan video ke media sosial Molen, akan mendapatkan hadiah berupa Iphone 8.

"Masyarakat yang aktif menilai dan kirim video ke kami, satu orang akan kami berikan hadiah Iphone 8. Yang dapat hadiah itu masyarakat yang aktif kirim video, sedangkan kelurahan diapresiasi dengan bendera," tuturnya.

Penobatan kategori terbersih dan terjorok juga berpengaruh pada kinerja RT/RW, lurah maupun camat setempat.

"Tentu mereka akan mendapatkan perhatian khusus dari kami atas kinerjanya terhadap kebersihan lingkungan," ujar mantan Pj Bupati Ogan Komering Ulu ini.

(bangkapos.com/irakurniati)

Penulis: Ira Kurniati
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved