Berita Sungailiat

Tim TP4D Kejaksaan Negeri Bangka Pantau Dua Proyek di Kecamatan Merawang

TP4D Kejaksaan Negeri Bangka bersama dengan Dinas Pekerjaan Umum melakukan pemantauan proyek di dua titik di Kecamatan Merawang

Tim TP4D Kejaksaan Negeri Bangka Pantau Dua Proyek di Kecamatan Merawang
Bangkapos.com/Riki Pratama
Tim Pengawal, Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Negeri Bangka bersama dengan Dinas Pekerjaan Umum melakukan pemantauan Proyek di dua titik di Kecamatan Merawang, pada Kamis (31/10/2019). 

BANGKAPOS.COM,BANGKA-- Tim Pengawal, Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Negeri Bangka bersama dengan Dinas Pekerjaan Umum melakukan pemantauan proyek di dua titik di Kecamatan Merawang, pada Kamis (31/10/2019).

Pertama pemantauan proyek pembangunan jalan pasir Desa Batu Rusa menuju Desa Terang Bulan, sepanjang 1.163 meter dengan lebar empat meter, dengan pembangunan jembatan kayu panjang 50 meter,lebar dua meter, diujung jalan tersebut, dengan total anggaran Rp 986.767.000.

Pembangunan dilaksanakan sejak 18 Juli hingga 15 Oktober.

"Ada keterlambatan administrasi sekitar 15 hari, tetapi target kita selesai dalam minggu ini selesai, tinggal merapikan, pembangunan ini dilaksanakan untuk tujuan pengembangan kota. Kita membuka jalan ini dahulu, selanjutnya ada lagi 100 meter jalan, namun masuk hutan produksi kita harus pinjam pakai dahulu ke provinsi. Kita baru mau diproses diajukan minjam pakai," jelas Panca Pujayadi, Kabid Bina Marga Dinas PUPR Pemkab Bangka kepada Bangkapos.com, Kamis (31/10/2019).

Selanjutnya, Tim TP4D mengawasi proyek lainnya yang masih berada di Kecamatan Merawang, yakni proyek pemeliharaan berkala jalan Balai, Jalan Baru, Jalan Serendang SMP 1 dan Cikeas
dengan total panjang 2.383 meter dengan total anggaran Rp 2.169.126.000

"Ini untuk pemeliharaan jalan yang rusak-rusak saja, dilakukan pemeliharaan secara berkala," ungkap Panca.

Kasi Intelejen Kejaksaan Negeri Bangka, Andri Mardiansyah, mengatakan, dengan adanya pendampingan dari TP4D membantu setiap pelaksanaan proyek berjalan dengan baik dan selesai tepat pada waktunya.

"Kita sama-sama lihat, dapat kita pastikan dua kegiatan ini bukan didampingi tim TP4D, tidak masuk didalam pantauan, memang kemarin jelas catatan seperti apa dari apa kita dengar bersama penjelasan PU, bila di didampingi TP4D tidak terkendala kegiatan. Itulah jadi masalah evaluasi ke depan langkah yang akan kita ambil, pentingnya TP4D untuk maksimal mendampingi kegiatan kegiatan dengan adanya pendampingan bisa tepat waktu," jelas Andri.

Ia menyarankan, ke depan setiap proyek harus didampingi tim TP4D, agar setiap pelaksanaanya berjalan sesuai tepat pada waktunya, namun luasnya wilayah dan keterbatasanya SDM menjadi kendalanya.

"Setelah kita lihat hari ini, dan telah disimpulkan pentingnya TP4D kegiatan pembangunan di Kabupaten Bangka, bukan tidak masuk dalam kegiatan yang didampingi. Kita melihat pendampingan itu penting, masih adanya keterlambatan, PU telah melaksanakan sesuai prosedur menetapkan denda ini sudah seharusnya dilakukan,"ungkapnya. (Bangkapos.com/Riki Pratama)

Penulis: Riki Pratama
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved