Besaran Kenaikan UMP 2020 Bangka Belitung dan Seluruh Provinsi, Ada Sanksi Jika Perusahaan Melanggar

Pemerintah secara resmi telah menetapkan, Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2020 naik sebesar 8,51 persen.

Besaran Kenaikan UMP 2020 Bangka Belitung dan Seluruh Provinsi, Ada Sanksi Jika Perusahaan Melanggar
Kompas.id
Ilustrasi UMP 2020. Ini Besaran Kenaikan UMP 2020 Bangka Belitung dan Seluruh Provinsi, Ada Sanksi Jika Perusahaan Melanggar 

Besaran Kenaikan UMP 2020 Bangka Belitung dan 34 Provinsi di Indonesia

BANGKAPOS.COM -- Pemerintah secara resmi telah menetapkan, Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2020 naik sebesar 8,51 persen. Perusahaan tidak boleh membayar upah di bawah UMP, jika melanggar, akan ada sanksi yang diterapkan.

Pasal 90 ayat (1) Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan (UUK) menyatatakan

: “Pengusaha dilarang membayar upah lebih rendah dari upah minimum sebagaimana dimaksud dalam Pasal 89.

Pasal 185 ayat (1) UUK menyatakan:

 “Barang siapa melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 42 ayat (1) dan ayat (2), Pasal 68, Pasal 69 ayat (2), Pasal 80, Pasal 82, Pasal 90 ayat (1), Pasal 143, dan Pasal 160 ayat (4) dan ayat (7),

dikenakan sanksi pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 4 (empat) tahun dan/atau denda paling sedikit Rp 100.000.000,00 (seratus juta rupiah) dan paling banyak Rp 400.000.000,00 (empat ratus juta rupiah).”

Sehingga berdasarkan bunyi ketentuan di atas, bisa diketahui bahwa perusahaan yang membayar gaji karyawan di bawah upah minimum provinsi sebagaimana ditetapkan pemerintah dapat dikenakan sanksi pidana berupa penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 4 (empat) tahun dan/atau denda paling sedikit Rp 100.000.000,00 (seratus juta rupiah) dan paling banyak Rp 400.000.000,00 (empat ratus juta rupiah).

UMP 2020 Tertinggi dan Terendah di 34 Provinsi se- Indonesia

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menaikkan Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2020 sebesar 8,51 persen.

Kenaikan 8,51 persen itu berlaku untuk seluruh provinsi RI.

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved