Berita Pangkalpinang

Makin Percaya Diri Pakai Destar, Molen Sebut Panggilannya Depati Molen

Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) kerap memakai pakaian yang ikonik menunjukkan penampilannya yang berbeda.

Makin Percaya Diri Pakai Destar, Molen Sebut Panggilannya Depati Molen
Bangkapos.com/Ira Kurniati
Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil menggunakan Destar, topi yang dipakai Pahlawan Depati Amir kala itu. 

Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil memakai topi yang terbuat dari kain cual berwarna merah dan kuning keemasan. Topi yang digunakan pahlawan Depati Amir tempo dulu, dikemas dengan kain khas Bangka dan diberi nama Destar.

BANGKAPOS.COM,BANGKA-- Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) kerap memakai pakaian yang ikonik menunjukkan penampilannya yang berbeda.

Selain menggunakan pakaian dinas, pada kesempatan tertentu, Molen sering memakai kaos bertuliskan PGK, maupun kaos yang tertulis kata-kata dalam bahasa Bangka.

Kali ini bukan tentang pakaian, melainkan aksesoris kepala yang unik. Molen memakai topi yang terbuat dari kain cual berwarna merah dan kuning keemasan.

Topi yang digunakan pahlawan Depati Amir tempo dulu, dikemas dengan kain khas Bangka dan diberi nama Destar.

Inisiasi pembuatan Destar digagas oleh dirinya sendiri, sedangkan yang menjahitnya yakni Ishadi Cual.

Mantan pejabat Bupati Ogan Komering Ulu ini merasa bangga dan percaya diri memakai topi yang dipakai Depati Amir ratusan tahun silam.

Seraya tersenyum sumringah, Molen berujar "Panggil saya Depati Molen," tuturnya di kawasan Pasir Putih, Jumat (1/11/2019).

Dia mengatakan, Destar ini akan digunakannya setiap hari kamis maupun sewaktu-waktu hadir dalam acara kunjungan kerjanya.

Selain menjadi ciri khas pria berusia 43 tahun itu, Destar ini diharapkan dapat menjadi ikon baru di Pangkalpinang dan dapat menjadi buah tangan yang dibuat oleh pelaku UMKM.

"Kita buat nanti UMKM untuk memproduksi ini yang dapat dijadikan oleh-oleh maupun dipakai oleh masyarakat lokal. Ini jadi ikon kebanggaan masyarakat Pangkalpinang," ungkap Molen.

Inisiatifnya memakai pada setiap hari Kamis, diharapkan dapat menularkan kepada pejabat maupun jajarannya di Pemerintah Kota Pangkalpinang untuk memakai Destar dan memberdayakan UMKM melalui produk lokalnya.

"UMKM akan kami berikan keterampilan untuk pembuatan Destar ini agar bernilai jual ada produknya. Harganya pun akan menyesuaikan, kita buat terjangkau agar bisa dipakai semua kalangan," kata Molen.

Lanjutnya, inisiatifnya menggunakan Destar rupanya dilirik oleh dinas pariwisata Pangkalpinang. Molen menyebut, bulan depan pegawai OPD tersebut juga akan memakai Destar ini pada hari tertentu.

"Ini asyik lho. Unik dan ikonik. Bedincak yang sedang booming juga semakin keren kalau pakai Destar ini," ujar Molen.
(Bangkapos.com/Ira Kurniati)

Penulis: Ira Kurniati
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved