Breaking News:

WIKI BANGKA

Sempat Tak Dapat Restu Bermain Bola, Ini Respon Orang Tua Risman Arianto Maring Setelah Tahu Gajinya

Pemain Babel United FC Risman Arianto Maring, sebelum sukses menjadi pemain bola seperti saat ini juga sempat mendapatkan hadangan dari orang tuanya.

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy
Pemain Babel United FC, Risman Arianto Maring.   

BANGKAPOS.COM, BANGKA--  Pemain Babel United FC Risman Arianto Maring, sebelum sukses menjadi pemain bola seperti saat ini juga sempat mendapatkan hadangan dari orang tuanya.

Pemain kelahiran 15 Juni 1998 di Timor Leste ini, sebelumnya dilarang bermain bola karena tak sesuai dengan apa yang diharapkan orang tua Risman.

Sempat mengenyam pendidikan di pondok pesantren selama tiga tahun, orang tua Arianto ingin pendidikan anaknya berlanjut hingga jenjang kuliah.

"Walaupun disuruh pesantren terus kuliah, saya ngambil jalur sendirilah. Sempat adu-adu mulut dengan orang tua disuruh orang tua, saya ya iya-iya aja tapi dalam hati gak mau," ungkap Risman saat berbincang dengan Bangkapos.com, Jumat (1/11/2019).

Namun berkat kerja keras dan kemauan mengejar cita-cita sebagai pemain bola, Risman akhirnya berhasil mendapatkan klub yaitu Malang United.

Berlanjut setelah bergabung bersama Malang United di Liga 3, akhirnya Risman naik kasta dengan membela Babel United FC yang bermain di Liga 2.

Mengetahui sang anak yang bermain di kasta kedua liga Indonesia, akhirnya orang tua Risman memberikan support setelah mengetahui gaji yang diperolehnya. Namun sayangnya Risman enggan memberitahu nominal gaji yang diberikan manajemen kepadanya.

"Coba-coba main di klub setelah dapat di klub barulah mereka setuju, mereka sekarang sangat support setelah tahu gaji saya," ucap Risma sambil tertawa.

Lebih lanjut belum genap setahun membela Babel United FC, Risman sudah merasa sangat nyaman dengan Bangka Belitung.

Makanan dan tempat wisata menjadi satu diantara daya tarik bagi Risman untuk betah berada di Bangka Belitung.

"Kalau makanan saya suka otak-otak panggang itu, baru pertama saya makan yang kayak gitu enak banget itu yang di bungkus pakai daun terus dibakar enak itu," ungkapnya.

Sementara itu di ruang ganti Babel United FC Risman yang notabene merupakan pemain muda, tak kesulitan untuk beradaptasi di Tim Babel United FC.

Bahkan pemain berusia 21 tahun ini, termasuk pemain yang sering menjahili teman satu timnya.

"Semua pemain pernah saya bercandain, mau Bang Agus Indra yang paling senior juga pernah saya bercandain. Kalau yang sering ngambek dibercandain itu Rossy ini, dia yang paling sering. Ngambeknya mungkin karena lagi ada masalah," kata Risman sambil melihat ke arah Rossy yang berada disebelahnya.

Bermain di klub profesional seperti Babel United FC, membuat Risman Arianto Maring merasa senang tidak hanya dengan pemain tapi juga dengan manajemen.

"Pertama kali saya bermain di Liga 2. Ini klub baru tapi berkerja sangat profesional, dari segi manajemen dan segalanya sangat profesional lah, saya sangat puas dan berkesan bermain di klub ini," kata Risman. (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved