Aksi Anarkis Penambang Ilegal

Kondisi Suryadi, Bukan Patah Tulang, Supir Dalmas Satpol PP Sudah Pulang ke Rumahnya di Manggar

Baru saja supir kita saudara Suryadi kami bawa pulang dan tiba di rumahnya dekat SD Negeri 19 Manggar malam ini

Kondisi Suryadi, Bukan Patah Tulang, Supir Dalmas Satpol PP Sudah Pulang ke Rumahnya di Manggar
Istimewa
Korban Suryadi, sabtu (2/11/2019) ketika berada di Puskesmas Sijuk, Kabupaten Belitung. 

BANGKAPOS.COM, BELITUNG TIMUR - Supir mobil Dalmas Satpol PP Kabupaten Belitung Timur Suryadi sudah pulang ke rumahnya di Dusun Sekip RT 05/04 Desa Lalang, Kecamatan Manggar, Belitung Timur, Sabtu (2/11/2019) malam.

Kepala Satpol PP Kabupaten Belitung Timur Zikril mengiyakan anggotanya sudah pulang malam ini.

"Baru saja supir kita saudara Suryadi kami bawa pulang dan tiba di rumahnya dekat SD Negeri 19 Manggar malam ini. Rencananya besok pagi akan dibawa ke perobatan tradisional," kata Zikril saat dihubungi posbelitung.co, Sabtu.

Menurutnya, hasil diagnosa dokter tidak sampai patah tulang namun hanya memar otot dalam.

Hasil itu menjadikannya tidak perlu dirawat secara intensif dan dibolehkan pulang.

Zikril juga menjelaskan bahwa institusinya tidak terlibat dalam operasi oleh Satpol PP Provinsi ini. Ia mengatakan tidak ada koordinasi dan surat resmi dari pihak provinsi.

"Semula mereka minta dua truk dan dua supir. Namun kita hanya kirim satu unit kendaraan dan satu supir saja. Itu juga sudah saya koordinasikan dengan Sekda Kamis malam di rumahnya," terang Zikril.

Sebelumnya seperti diberitakan bangkapos.com, Selain enam orang petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang menjadi korban pada kericuhan penertiban Tambang Inkonvensional (TI) di aliran sungai Sengkelik Desa Sijuk, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung, sabtu (2/11/2019).

Kini korban penertiban TI tersebut bertambah satu orang lagi. Korban yaitu Sopir mobil Dalmas milik Satpol PP Kabupaten Belitung Timur. Nama sopir tersebut Suryadi (38) warga Dusun Sekip RT 05/04 Desa Lalang, Kecamatan Manggar, Belitung Timur.

Korban tersebut, sekarang ini sempat dilarikan ke Puskesmas Sijuk dan selanjutnya dibawa ke RSUD H Marsidi Judono Kabupaten Belitung. Sehingga petugas Satpol PP yang menjadi korban, menjadi tujuh orang.

"Iya satu orang sopir kami. Hanya satu orang itu dari kami, itu juga hanya bawa mobil saja," ucap Kasi Ops Satpol PP Belitung Timur Nazirwan kepada posbelitung.co, sabtu (2/11/2019).

Pegawai Tidak Tetap (PTT) itu mengalami patah tangan kanan, akibat pukulan kayu dan mengalami sedikit luka lecet di sebagian tubuh nya. (Posbelitung.co/BryanBimantoro)

Penulis: Bryan Bimantoro
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved