Thomas Jusman Kembali Pimpin REI Babel

Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melaksanakan Musyawarah Da­erah (Musda)

Thomas Jusman Kembali Pimpin REI Babel
ist/edwardi
Musda VI DPD REI Bangka Belitung

BANGKAPOS.COM – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persatuan Perusahaan Real Estate Indonesia (REI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mendukung program membangun 1 juta rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) atau bersubsisdi dari pemerintah.

"Pembangunan perumahan MBR ini sekaligus untuk menata kawasan kumuh di masyarakat yang belum memiliki rumah layak huni," ujar Ketua DPD REI Thomas Jusman MM di acara Musyawarah Daerah (Musda) VI di Ballroom Soll Marina Hotel, Jumat (01/11/2019),

Selama ini, lanjut Thomas, permasalahan membangun rumah ada pada administrasi peraturan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), yang meski berdasarkan PP No. 64 telah dihapuskan, tapi dalam praktiknya tidak berjalan.

"Dalam praktiknya masih banyak pemerintah daerah yang belum menjalankan PP 64 ini secara penuh, sehingga masih terjadi ekonomi biaya tinggi dalam pelaksanaannya," imbuhnya.

Lebih lanjut Thomas mengatakan, DPD REI Babel mengusulkan bahwa program rumah subsidi agar diperluas. 

Meski begitu, ia meminta agar pembatasan Pajak Penghasilan (PPN) pembatasan PPN ini bisa mencapai Rp 300 juta, sehingga bisa meng-cover rumah-rumah masyarakat yang bukan berpenghasilan tinggi.

Sementara itu, Kepala Bappeda Babel Feri Insani yang hadir dalam acara tersebut mewakili Gubernur Babel menyatakan akan mempertimbangkah keluhan REI Babel terhadap kelonggaran administrasi.

"Mengenai permintaan kelonggaran aturan administrasi akan dipertimbangkan, yang terpenting bagaimana masyarakat bisa memiliki rumah yang terjangkau" kata Feri Insani, seperti dalam keterangan tertulisnya.

Terkait dengan penghapusan BPHTB, Feri menyebut bahwa kewenangan itu berada pada bupati atau wali kota sebagai salah satu insentif.

"Saya yakin para bupati dan wali kota di Propinsi Babel ini baik-baik kok, kalau dibicarakan dengan baik-baik saya yakin bisa," ujarnya.

Halaman
123
Penulis: iklan bangkapos
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved