Berita Sungailiat

Bupati Bangka Bersama Kapolda Babel Pantau Pemilihan Kades di Desa Air Anyir

Bupati Bangka Mulkan, bersama Kapolda Provinsi Bangka Belitung Brigjen Pol Istiono, melakukan pemantauan pilkades serenta

Bupati Bangka Bersama Kapolda Babel Pantau Pemilihan Kades di Desa Air Anyir
Bangkapos.com/Riki Pratama
Bupati Bangka Mulkan, bersama Kapolda Provinsi Bangka Belitung Brigjen Pol Istiono dan Ketua DPRD Bangka Iskandar melakukan pemantauan ke tempat pemilihan umum (TPS) yang berada di Desa Air Anyir, pada Minggu (3/11/2019) 

BANGKAPOS.COM,BANGKA-- Bupati Bangka Mulkan, bersama Kapolda Provinsi Bangka Belitung Brigjen Pol Istiono, didampingi Ketua DPRD Bangka Iskandar melakukan pemantauan pilkades serentak di tempat pemilihan umum (TPS) yang berada di Desa Air Anyir, Kecamatan Merawang, pada Minggu (3/11/2019) siang.

Rombongan forkopimda ini disambut perangkat desa setempat, mereka saling bercengkrama dan mengobrol bersama, sambil melihat aktivitas pemungutan suara di TPS yang tepat berada di depan kantor Desa Air Anyir.

Kapolda Babel Brigjen Pol Istiono, mengatakan, tujuan kedatangan untuk berkeliling mengecek pelaksanaan pemilihan kepala Desa secara serentak di Kabupaten Bangka.

"Hari ini muspida Bangka mengecek pelaksanaan dari pada pemilihan kades dan semuanya dalam keadaan lancar.  Saya melihat tanya masyarakat, calon kepala desa semuanya menunjukkan kesiapan-siap kalah dan siap menang," ungkap Istiono kepada Bangkapos.com, Minggu (3/11/2019).

Ia menilai, pemilihan kades merupakan demokrasi paling ujung yang ada di daerah, sehingga juga menjadi faktor keberhasilan serta kedewasaan masyarakat untuk menjalankan pesta demokrasi.

"Pesta demokrasi tingkat desa merupakan bagian dari pemilihan yang paling ujung, sehingga perlu kedewasaan demokrasi, karena demokrasi di desa ini kuat maka akan berdampak ke atas baik kabupaten dan provinsi demokrasi kita akan semakin bagus," jelas Istiono.

Bupati Bangka Mulkan, menegaskan sebagai seorang pejabat jangan hanya ingin mencari kekuasaan, tetapi harus bisa menahan diri agar apapun hasilnya bisa menerima dengan lapang dada.

"Para calon intinya jaga dari kedamaian. Kita menjadi pejabat bukan ingin mencari kekuasaan, karena jabatan itu hanya titipan masyarakat kita untuk menyampaikan sebaik-baiknya, para calon menahan diri apapun hasilnya itu yang terbaik, hasil pemilihan langsung dari masyarakat," imbau Mulkan.

Menurutnya dalam pesta demokrasi ada nama menang dan kalah, sehingga harus diterima. Apabila ada yang tidak menerima hasil pilkades, Pemkab Bangka juga akan menanggapinya nanti namun terus menjaga kedamaian dalam pesta demokrasi ini.

"Tentunya kades yang terpilih nanti bisa menjadikan desa lebih baik, cari potensi di desa untuk meningkatkan pembangunan, tingkatkan pelayanan kepada masyarakat dan selalu siap bila diperlukan," tegasnya. (Bangkapos.com/Riki Pratama)

Penulis: Riki Pratama
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved