Berita Bangka Barat

Dipecat dari Pengurusan Panitia TI Rajuk, Madi Tetap Ambil Cantingan, Alasannya Sedekah Pekerja TI

Madi, Warga Desa Sungai Buluh, mengaku sebelumnya ia merupakan bagian dari Desa Sungai Buluh dan ditugaskan memungut cantingan ke sejumlah ponton TI.

Dipecat dari Pengurusan Panitia TI Rajuk, Madi Tetap Ambil Cantingan, Alasannya Sedekah Pekerja TI
Bangkapos.com/Anthoni
Puluhan warga desa Sungai Buluh, mendatangi lokasi TI rajuk kelabang, Desa Sungai Buluh, Senin (4/11/2019) 

Dipecat dari Pengurusan Panitia TI Rajuk, Madi Tetap Ambil Cantingan, Alasannya Sedekah Pekerja TI

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Aktivitas Tambang Inkonvensional (TI) Rajuk di HL Kelabang, Desa Sungai Buluh, Kecamatan Jebus, Kabupaten Bangka Barat, terus berlangsung.

Kendati, saat ini tengah terjadi polemik terkait adanya oknum warga yang melakukan pungutan liar (pungli) mengatasnamakan Desa Sungai Buluh.

Madi, Warga Desa Sungai Buluh, mengaku sebelumnya ia merupakan bagian dari Desa Sungai Buluh dan ditugaskan memungut cantingan ke sejumlah ponton TI.

Namun beberapa bulan belakangan ini, dirinya dipecat, dari kepanitian pengurus TI rajuk tersebut.

Kendati demikian, Madi mengaku sampai saat ini dirinya tetap menyanting, namun alakadar dan seikhlas penambang.

"Artinya dalam hal ini saya dibelakangi dibubar, di luar pengetahuan saya. Kalau posisi saya sekarang saya tetap menjalankan aktivitas sehari-hari. Penambang sudah komintmen dengan saya, mereka sedekah. Mereka sudah menyiapkan kadang ada yang di dalam gelas bolesa. Saya tidak pernah mengatasnamakan mereka, kecuali waktu saya masih jadi pengurus dulu," ungkap Madi kepada Bangkapos.com, Senin (4/11/2019). (Bangkapos.com/Anthoni Ramli)

Penulis: Antoni Ramli
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved