Harga Lada Anjlok, Ketua DPRD Bangka Belitung Tegaskan Dari Dulu Jangan Pakai Resi Gudang

Ketua DPRD Provinsi Bangka Belitung, Didit Srigusjaya minta TP4L untuk tidak memvonis atau menyalahkan BP3L dan AELI

Harga Lada Anjlok, Ketua DPRD Bangka Belitung Tegaskan Dari Dulu Jangan Pakai Resi Gudang
Bangkapos.com/Hendra
Ketua DPRD Babel, Didit Srigusjaya. 

Harga Lada Anjlok, Ketua DPRD Bangka Belitung Tegaskan Dari Dulu Jangan Pakai Resi Gudang

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Ketua DPRD Provinsi Bangka Belitung, Didit Srigusjaya minta TP4L untuk tidak memvonis atau menyalahkan BP3L dan AELI terkait anjloknya harga ladi Bangka Belitung.

Didit yang masuk ke ruang rapat usai Ketua TP4L, Zaidan memaparkan temuan mereka mengatakan penyebab harga lada turun ini bukan hanya permasalahan di BP3L dan AELI saja.

"Eksekutif tolong jangan langsung memvonis kesalahan ada di BP3L dan AELI. Ini opininya tergiring seakan-akan masalahnya itu," ujar Didit Srigusjaya, Senin (4/11/2019).

Dalam rapat Komisi II, bersama BP3L, AELI, TP4L, Disperindag dan Dinas Pertanian tersebut kata Didit harusnya mencari solusi untuk menaikkan harga lada Babel.

Format penyelesaian masalah seperti apa yang ditawarkan ke DPRD Babel.

Semua pihak yakni DPRD Babel, eksportir lada, pemerintah duduk bersama solusi apa yang terbaik menyelesaikan permasalahan harga lada Babel.

"Mungkin niat Zaidan ini tidak menyalahkan mereka, tapi opini sudah berkembang kesana, seakan-akan masalahnya di BP3L dan AELI. Saya tahu peran BP3L dan AELI ini sejak zamannya pak Eko Maulana Ali, mereka diberikan kewenangan seperti itu," ujar Didit.

Didit menambahkan bahwa awalnya pemerintah provinsi membuat program resi gudang. Tapi hingga saat ini, tujuan resi gudang untuk menaikkan harga lada dinilainya gagal.

"DPRD dulu sudah katakan jangan pakai resi gudang, karena bisa gagal. Sekarang ini pemda tawarkan ke kita konsepnya dalam bentuk perda. Kita ajak bicara pihak terkait untuk menyelesaikan mata rantai masalah ini," ujar Didit.

Penulis: Hendra
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved