LIPSUS - Nasib Angkot di Ibukota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

Pria 60 tahun ini menyebutkan, penumpang semakin sedikit setelah banyak warga memiliki kendaraan pribadi.

LIPSUS -  Nasib Angkot di Ibukota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
bangkapos.com/Cici Nasya Nita
Suwandi sopir angkot rute Selindung - Ramayana Senin (4/10/2019) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Jumlah penumpang angkutan kota (angkot) di Kota Pangkalpinang selama lima tahun ini terus menurun.

Sejumlah sopir mengeluh penghasilan mereka tidak sesuai harapan.

Suwandi, sopir jurusan Ramayana-Selindung mengaku satu hari paling dapat Rp 50 ribu, meski terkadang lebih.

Pria 60 tahun ini menyebutkan, penumpang semakin sedikit setelah banyak warga memiliki kendaraan pribadi.

Ditambah lagi, transportasi online juga meramaikan ibukota provinsi ini.

Suwandi dan puluhan sopir lainnya tetap bertahan, entah sampai kapan.

Baca berita selengkapnya di edisi cetak Bangka Pos, Selasa (5/11) besok.

Editor: Alza Munzi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved