Berita Pangkalpinang

Vietnam Masih Menjadi Tujuan Utama Ekspor Lada Bangka Belitung

Terkait Vietnam masih menjadi tujuan utama ekspor Lada Babel, Armaini mengatakan, bahwa ini terkait urusan B to B (Bussiness to Bussiness)

Vietnam Masih Menjadi Tujuan Utama Ekspor Lada Bangka Belitung
Hendra
Komisi II DPRD Propinsi Kep. Bangka Belitung menggelar rapat terkait anjloknya harga lada petani Bangka Belitung, Senin (4/11/2019). 

BANGKAPOS.COM- Vietnam, negara yang disebut-sebut sebagai produsen Lada terbesar di dunia saat ini masih menjadi tujuan utama ekspor Lada dari Bangka Belitung. Hal ini diakui oleh Ketua BP3L Zainal Arifin karena banyak pembelinya di sana.

"Pengusaha besar-besar itu ada di sana. Mereka mencampur atau tidak, kami tidak bisa melihat itu. Sebenarnya turun harga, ini bukan Vietnam, tetapi Brazil," kata Zainal sesuai rapat dengar pendapat bersama Tim Pembina, Pengawasan, Pengendalian dan Perdagangan Lada (TP4L) Babel, BP3L, Komisi II DPRD Babel, Dinas Perdagangan dan instansi terkait lainnya, Senin (4/11/2019).

Terpisah, Kepala Bidang Perdagangan Dalam dan Luar Negeri Dinas Perdagangan Babel, Armaini mengatakan, pada 2018 dan 2019, ada sekitar 3000 ton Lada Babel yang diekspor. Ini tidak mencerminkan produksi Lada di Babel.

Terkait Vietnam masih menjadi tujuan utama ekspor Lada Babel, Armaini mengatakan, bahwa ini terkait urusan B to B (Bussiness to Bussiness).

"Ini B to B. Kami tidak ikut campur ke sana. Kami bicara, bahwa Lada kita harus keluar sesuai dengan aturan. Terlepas bahwa mau dijual ke Vietnam, Jerman, silakan," katanya.

(bangkapos.com / Dedy Qurniawan)

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved