Berita Pangkalpinang

Harus Tetap Dipertahankan, Angkot Bisa Jangkau Pelosok Desa

Fitra Wijaya, anggota DPRD Babel Fraksi Gerindra kepada bangkapos.com mengatakan masyarakat masih tetap membutuhkan angkutan umum konvensional.

Harus Tetap Dipertahankan, Angkot Bisa Jangkau Pelosok Desa
bangkapos.com/Yuranda)
Suasana terminal kampung keramat, Selasa (15/11/2019) 

Fitra Wijaya, anggota DPRD Babel Fraksi Gerindra kepada bangkapos.com mengatakan masyarakat masih tetap membutuhkan angkutan umum konvensional.

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Keberadaan angkutan kota (angkot) ataupun angkutan pedesaan di Bangka Belitung memiliki sejarah tersendiri bagi masyarakat.

Meskipun perkembangan teknologi informasi, angkot berbasis online merambah perkotaan. Keberadaan angkot ini perlahan menggeser posisi angkutan umum konvensional.

Fitra Wijaya, anggota DPRD Babel Fraksi Gerindra kepada bangkapos.com mengatakan masyarakat masih tetap membutuhkan angkutan umum konvensional. Tidak semua masyarakat menggunakan angkutan jenis online.

"Saya kira transportasi umum yang konvensional ini masih tetap dibutuhkan masyarakat. Khususnya di pelosok-pelosok desa, seperti di Bangka Tengah ini," ujar Fitra Wijaya, Selasa (5/11/2019).

Diakuinya memang transportasi umum jenis konvensional atau dikenal angkot ini belum sepenuhnya ada di desa-desa.

Masyarakat masih mengandalkan kendaraan pribadi, seperti motor atau mobil pribadi.

Akan tetapi angkutan umum akan tetap lebih ekonomis dibandingkan menggunakan kendaraan pribadi.

Terkait keberadaan transportasi berbasis online ini, Fitra mengatakan tidak seluruhnya terjangkau.

Khususnya di daerah pedesaan yang jarak tempuhnya cukup jauh.

Halaman
12
Penulis: Hendra
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved