Sodomi Anak di Bawah umur, Pemuda Ini Disidang di PN Sungailiat Bangka

AS alias AN (20), diadili. Pemuda asal Kecamatan Sungailiat Bangka ini didakwa atas dugaan sodomi pada bocah laki-laki

Sodomi Anak di Bawah umur, Pemuda Ini Disidang di PN Sungailiat Bangka
bangkapos.com/ferylaskari
Tampak Terdakwa AS (20), mengenakan rompi tahanan warna hijau keluar dari ruang sidang PN Sungailiat dikawal Pihak Kejari Bangka dan Polsek Sungailiat. 

Sodomi Anak di Bawah umur, Pemuda Ini Disidang di PN Sungailiat Bangka

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- AS alias AN (20), diadili. Pemuda asal Kecamatan Sungailiat Bangka ini didakwa atas dugaan sodomi anak di bawah umur, sebut saja nama korban Bujang (9).

Proses sidang digelar tertutup untuk umum di Pengadilan Negeri (PN) Sungailiat Bangka, Selasa (5/11/2019).

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Bangka, Frenki telah menghadirkan Terdakwa AN dari Rutan Bukitsemut ke PN Sungailiat, guna menjalani proses sidang perdana.

Dikawal Pihak Polsek Sungailiat, proses sidang asusila ini berjalan lancar. Setelah sidang tertutup digelar, terdakwa dikembalikan ke Rutan Bukitsemut Sungailiat Bangka, guna menunggu jadwal sidang selanjutnya, pekan depan. Sidang perkara ini dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim PN Sungailiat Bangka, Jonson Parancis.

Ketua PN Sungailiat, Fatimah diwakili Humas Pengadilan, R Narendra Mohni ditemui di PN Sungailiat usai sidang, Selasa (5/11/2019) mengakui proses sidang tertutup untuk umum karena menyangkut perkara asusila dan anak sebagai korban.

Namun demikian, informasi mengenai proses sidang, dibeberkan oleh Narendra, sebagai bentuk keterbukaan publik.

"Intinya sidang hari ini dimulai pembacaan surat dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum Kejari Bangka, Bapak Frengki. Kemudian karena tidak ada sikap keberatan dari terdakwa saat sidang, maka agenda sidang dilanjutkan pemeriksaan para saksi dan juga terdakwa" kata Narendra.

Setelah itu Ketua Majelis Hakim PN Sungailiat, Jonson Parancis menetapkan bahwa agenda sidang selanjutnya, pekan depan.

"Jaksa penuntut umum meminta waktu untuk mengajukan tuntutan pidana pekan depan," kata Kiki, sapaan akrab R Narendra Mohni.

(bangkapos.com/ferylaskari)

Penulis: ferylaskari
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved