PN Pangkalpinang Kedatangan Tim Evaluator Kemenpan RB

Tim Evaluator dari Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) mengunjungi PN Pangkalpinang.

PN Pangkalpinang Kedatangan Tim Evaluator Kemenpan RB
Bangkapos.com/Yuranda
Ketua Pengadilan Negeri Kelas I B Pangkalpinang Sri Endang A Ningsih, dan staf PN foto Bersama dengan Tim Evaluator dari Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Rabu (6/11/2019) di Pengadilan Negri Pangkalpinang. 

PN Pangkalpinang Kedatangan Tim Evaluator Kemenpan RB

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Tim Evaluator dari Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) mengunjungi PN Pangkalpinang.

Ketua Pengadilan Negeri (PN) Kelas I B Pangkalpinang Sri Endang A Ningsih, mengatakan tujuan Tim Evaluator dari Kemenpan RB ingin melihat secara langsung, Zona Intergrasi, yang telah PN Pangkalpinang canangkan itu benar di laksanakan atau tidak.

"Jadi mereka ingin melihat secara langsung, apakah yang kami paparkan dan canangkan itu sesuai dengan kenyataan atau tidak. jadi kunjungan mereka kesini itu untuk membuktikan atau mengecek secara fisik," kata Sri Endang A Ningsih, Rabu (6/11/2019) di Pengadilan Negri Pangkalpinang.

Kata dia, yang di paparkan itu tentang Evaluasi Zona Intergrasi menuju wilayah bebas dari korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di wilayah Pengadilan Negeri Pangkalpinang.

"Kami juga memaparkan tentang sistem E-Court untuk sidang menggunakan elektronik. sistem ini mulai dari pendaftaran, pembayaran, pemanggilan dan persidangan. dan khusus sidang perdata baik gugatan maupun permohonan," katanya.

lanjutnya, di sistem ini gugatan dan jawaban bisa di uploud, pembuktian tetap di hadir di persidangan. Sedangkan putusannya langsung dikirim bersangkutan. Tapi itu juga harus ada jadwal sidangnya, bukan seenaknya.

Ia misalkan diputuskan tangga 20 januari pada hari itu pihaknya putuskan kepada pihak-pihak yang bersangkutan.

"Dan di bulan November kami sudah menggunakan sistem persidangan elektronik ini. tapi harus persetujuan para pihak juga, dari penggugat dan tergugat, kalau pihak terguggatnya tidak mau tetap persidangan secara manual," ujarnya.
Tambahnya, itu sudah memenuhi azas persidangan terbuka. khusus sidang perdata baik gugatan maupun permohonan. lanjutnya, jadi di PN ini ada enam area, tahap awal itu berupa dukumen, yang kemarin dipresentasikan.

"Tapi dukumen itu sesuatu yang kami kerjakan dan paparkan," ujarnya.

Tim Evaluator yang terdiri dari tiga orang, yakni dua orang dari kementerian aparatur negara yakni Auditor Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Astri Mefayani dan Vivi.

Satu orang dari Mahkamah Agung Dika. Kunjungan kerja tim ini disambut baik oleh Ketua Pengadilan Negeri Kelas I B Pangkalpinang Sri Endang A Ningsih, dan staf PN.

(Bangkapos.com/Yuranda)

Penulis: Yuranda
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved