Soal Banjir Pangkalpinang, Amri Sebut Harus Peran Pemerintah Provinsi Bangka Belitung

Wakil Ketua DPRD Bangka Belitung, Amri Cahyadi kepada bangkapos.com, Kamis (6/11/2019) mempertanyakan banjir yang terjadi di Kota Pangkalpinang

Soal Banjir Pangkalpinang, Amri Sebut Harus Peran Pemerintah Provinsi Bangka Belitung
Bangkapos.com/Hendra
Wakil Ketua DPRD Babel, Amri Cahyadi. 

Soal Banjir Pangkalpinang, Amri Sebut Harus Peran Pemerintah Provinsi Bangka Belitung

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Wakil Ketua DPRD Bangka Belitung, Amri Cahyadi kepada bangkapos.com, Kamis (6/11/2019) mempertanyakan banjir yang terjadi di Kota Pangkalpinang, Senin (4/11/2019).

Hal ini dikarenakan hujan yang turun hanya beberapa jam saja, namun ibukota terjadi banjir.

Amri mengatakan Banjir yang terjadi tak bisa dibebankan sepenuhnya pada Wali Kota Pangkalpinang.

Akan tetapi seharusnya kata dia kejadian banjir sebelumnya dapat menjadi pelajaran bersama.

"Penyebab banjir ini sudah kita ketahui bersama. Banjir yang terjadi sebelumnya harusnya bisa jadi pembelajaran untuk mengatasinya. Kalau cuma belajar terus kapan bisa selesainya. Kita juga tidak bisa menyalahkan sepenuhnya pada pemerintah. Masyarakatnya juga harusnya tidak membuang sampah sembarangan yang bisa membuat drainase, got atau saluran air menjadi mampet," ujar Amri.

Untuk mengatakan banjir di Pangkpinang, tambah Amri Cahyadi harus ada peran pemerintah Provinsi Bangka Belitung.

Pasalnya, pendangkalan ataupun sedimentasi sungai disebabkan akibat aktifitas penambangan ilegal di hulu sungai yang ada di Kabupaten Bangka dan Kabupaten Bangka Tengah.

"Karena ini lintas kabupaten harus ada peran pemerintah propinsi. Aktivitas penambangan di hulu sungai baik dari Bangka Tengah maupun dari Kabupaten Bangka harus diselesaikan," ujar Amri Cahyadi.

Penulis: Hendra
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved