Berita Pangkalpinang

Penyandang Disabilitas di Kecamatan Bukit Intan Diberikan Bantuan ASDP

Kecamatan Bukit Intan menyerahkan bantuan bahan pokok kepada 46 orang penyandang disabilitas.

Penyandang Disabilitas di Kecamatan Bukit Intan Diberikan Bantuan ASDP
istimewa
Pembagian bantuan ASDP kepada 46 penyandang disabilitas di Kecamatan Bukit Intan, Kamis (7/11/2019) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA  - Kecamatan Bukit Intan menyerahkan bantuan bahan pokok kepada 46 orang penyandang disabilitas. Penyaluran bantuan ini melalui program ASDP Kementerian Sosial yang dilaksanakan dinas sosial dan PPPA Pangkalpinang.

Camat Bukit Intan, Efran, mengatakan, semua kebijakan pemerintah yang berhubungan dengan kepentingan masyarakat, pihaknya akan berada didepan mengawal dan membantu.

Apalagi, kedepannya Kecamatan Bukit Intan akan berupaya mengoptimalkan pelayanan dan pengayoman kepada penyandang disabilitas.

Pasalnya jumlah difabel cukup banyak sehingga dengan pola pelayanan yang optimal, akan berdampak positif bagi penerimanya.

"Kami apresiasi dan terima kasih kepada Dinsos PPPA Kota Pangkalpinang, PSM, TKSK serta Pihak BRI Cabang Pangkalpinang atas dukungan dan kepedulian kepada masyarakat Bukit Intan terutama bagi Penyandang Disabilitas dan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ)," kata Erfan, Kamis (7/11/2019).

Dia menambah, untuk penyandang disabilitas maupun ODGJ akan berikan pelayanan dengan inovasi LAKSO (Layanan Konsultasi Sosial Secara Online) yang dimiliki Kelurahan Semabung Lama. Namun sasarannya tersebut lebih kepada anak dan remaja. Untuk itu lah, pihaknya akan mengembangkan cakupannya ke ODGJ maupun penyandang disabilitas ke hampir semua usia.

"Kami akan MoU dengan RSJ Sungailiat agar psikiater, konselor, dokter yang ada disana bisa buat pelayanan di kecamatan secara rutin setiap tiga bulan," lanjutnya.

Efran berharap, jarak pelayanan dari Pangkalpinang ke Sungailiat yang cukup jauh dapat diantisipasi sehingga masyarakat tidak perlu kesulitan akses transportasi.

Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos PPPA Kota Pangkalpinang, Riza menambah, total bantuan yang diterima oleh penyandang disabilitas yakni sebesar Rp 3,6 juta per tahun dan penyalurannya setiap tiga bulan sekali melalui ATM (anjungan tunai mandiri)

Riza mengatakan, penerima bantuan dapat menggunakan dana tersebut untuk keperluan sehari-hari karena untuk penyaluran telah difasilitasi oleh Bank BRI. Dia menuturkan agar TKSK atau PSM yang bertugas di lapangan untuk memantau secara optimal data penerima manfaat atau hal-hal administratif lainnya.

"Semua sudah difasilitasi oleh Bank BRI Cabang Pangkalpinang mulai dari pembukaan rekening, pembuatan kartu ATM sampai mekanisme teknis lainnya. Semoga bisa dimanfaatkan dan memberi kemudahan," kata Riza.

Sementara, Penanggungjawab Program Sosial BRI Cabang Pangkalpinang, Ferdiansyah, menyatakan, pihaknya sia membantu jemput bola apabila masyarakat tidak sempat melakukan pelayanan administrasi di bank, mereka akan mendatangi langsung ke rumah.

"Kita mau saudara-saudara kita yang penyandang disabilitas atau target dari program ASDP ini dapat pelayanan langsung," katanya.

Persyaratannya cukup mudah, pihak keluarga cukup membuat surat kuasa dengan ditempel materai 6000 maka akan langsung diproses. Ferdiansyah menjamin akan memprioritaskan penyandang disabilitas untuk mempermudah pelayanan ini.

(bangkapos.com/Ira Kurniati)

Penulis: Ira Kurniati
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved