Rapat Monitoring dan Evaluasi Kegiatan Gerakan Keamanan Pangan Desa (GKPD) Tahun 2018

Kegiatan GKPD yang telah dilakukan tentunya bertujuan agar pangan yang beredar di masyarakat khususnya di Kabupaten Belitung

Rapat Monitoring dan Evaluasi Kegiatan Gerakan Keamanan Pangan Desa (GKPD) Tahun 2018
BPOM Pangkalpinang
Rapat Monitoring dan Evaluasi Kegiatan Gerakan Keamanan Pangan Desa (GKPD) Tahun 2018 di Kabupaten Belitung, Selasa (05/11) 2019. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Wakil Bupati Belitung, Isyak Meirobie, S. Sn., M. Si, bersama Kepala Balai POM di Pangkalpinang, Hermanto, S.Si., Apt., MPPM dan Plt. Kepala LOKA POM di Kabupaten Belitung, Andhika Achmad Sugiarto, S.Farm., Apt menghadiri sekaligus membuka Rapat Monitoring dan Evaluasi Kegiatan Gerakan Keamanan Pangan Desa (GKPD) Tahun 2018 di
Kabupaten Belitung, Selasa (05/11) 2019, bertempat di Hotel BW Inn Belitung.

Kepala POM di Pangkalpinang, Hermanto, S. Si., Apt., MPPM dalam sambutannya mengatakan di Tahun 2018 yang lalu sudah dilaksanakan gerakan keamanan pangan desa, dimana ini adalah salah satu dari kegiatan New Inisiative Badan POM untuk dilaksanakan di seluruh Indonesia.

“Penting sekali kita perhatikan bahwa pangan-pangan itu dalam kondisi aman, karena ini dari pagi sampai malam kita semua masih mengkonsumsi makanan dan minuman termasuk anak-anak kita dan orang tua kita, semua mengkonsumsi makanan dan minuman secara rutin terus menerus. Dan apabila asupan ini tidak terjamin keamanannya untuk kesehatan kita, maka efeknya akan terjadi di masa 5-10 tahun kedepan” ujar Hermanto.

Balai POM di Pangkalpinang dan LOKA POM di Kabupaten Belitung telah melakukan pengawalan-pengawalan termasuk meningkatkan perekonomian masyarakat di Kabupaten Belitung dengan menerbitkan izin edar produk pangan olahan dari UMKM yang ada di Kabupaten Belitung.

Terkait dengan kegiatan gerakan keamanan pangan desa ini sudah dilakukan pembinaan dan pelatihan kepada kader-kader keamanan pangan, yakni tiga desa/kelurahan yang meliputi Desa Terong, Desa Keciput dan Kelurahan Tanjungpendam.

“Sudah kita latih kader-kader ketahanan pangan ini sebanyak 50 orang, artinya tiga desa ini dapat menjadi contoh.Dan di Tahun ini kita lakukan evaluasi untuk melihat sejauh mana perkembangan desa yang sudah kita bina tahun lalu, termasuk mengevaluasi apa saja kendalanya supaya bisa kita terapkan di desa-desa lainnya” lanjut Hermanto.

Wakil Bupati Belitung, Isyak Meirobie, S. Sn., M. Si dalam sambutannya mengatakan desa di Belitung berbeda dengan desa di tempat lain, karena kami mencanangkan setiap desa di Kabupaten Belitung menjadi desa wisata.

Jadi sebuah desa wisata kalau keamanan pangannya belum terjaga tentunya tidak akan membuat desa itu tumbuh menjadi desa wisata yang sesungguhnya. Saya ingin mengingatkan kebiasaan kita untuk mengkonsumsi pangan yang aman, akan melahirkan gaya hidup.

Gaya hidup yang seperti apa, nanti BPOM bisa membantu merancang gaya hidup seperti apa yang cocok untuk masyarakat desa. Produk-produk yang kita hasilkan dari desa ini sangat penting, Kalau produk-produk tersebut sudah dilakukan pembinaan dan pengawasan oleh BPOM tentunya bisa meningkatkan nilai jual.

“Saya ingin menyampaikan kegiatan ini akan sangat bermanfaat untuk kita semua, seperti yang pak Hermanto sampaikan bahwa efeknya tidak akan kita rasakan sekarang tapi akan dirasakan nanti setelah 5-10 Tahun kedepan” ujar Wabup.

Kegiatan ini menghadirkan Narasumber dari Bappeda Kabupaten Belitung, yakni Henyka, SE, Plt. Kepala LOKA POM di Kabupaten Belitung, Andhika Achmad Sugiarto, S.Farm, Apt, dan juga Kepala Balai POM di Pangkalpinang yang menyampaikan paparan hasil
kegiatan GKPD pada tahun 2018. Setelah disampaikan materi dari narasumber,

Kegiatan ini dilanjutkan dengan diskusi mengenai keberlanjutan dari kegiatan GKPD ini bersama perwakilan dari masing-masing Desa/Kelurahan dan dari lintas sektor terkait guna harmonisasi kegiatan yang memiliki kesamaan tujuan.

Dari desa/kelurahan yang hadir sudah terdapat satu Desa, yakni Desa Terong yang telah menganggarkan di Anggaran Desa nya
untuk kegiatan GKPD ini, diantaranya adalah pengadaan test kit dan juga kegiatan pemberdayaan masyarakat terkait keamanan pangan.

Sementara itu, dari desa/kelurahan lainnya juga sedang disusun anggaran untuk kegiatan serupa.

Editor: Ardhina Trisila Sakti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved