Antrean Kendaraan di SPBU Membeludak, 8.000 Liter BBM Habis dalam Waktu 3 Jam Saja

Kondisi seperti ini seakan sudah menjadi pemandangan biasa, solar diburu begitu antusias oleh warga.

Antrean Kendaraan di SPBU Membeludak, 8.000 Liter BBM Habis dalam Waktu 3 Jam Saja
bangkapso.com/Muhammad Rizki
Antrean kendaraan bermotor di SPBU Nibung, Kabupaten Bangka Tengah 

BANGKAPOS.COM, BANGKA  - Hari belum menunjukkan pukul 07.30 WIB, ketika antrean mobil sudah padat di SPBU Selindung Baru, Kota Pangkalpinang, Jumat (8/11/2019).

Kendaraan berbagai jenis itu merapat di dengan mesin SPBU yang menjual solar.

Kondisi seperti ini seakan sudah menjadi pemandangan biasa, solar diburu begitu antusias oleh warga.

Sehingga, dalam waktu sekejap saja, solar subsidi dengan harga Rp 5.150 itu ludes dibeli pemilik mobil.

Keadaan serupa, juga terlihat di berbagai SPBU lain di Kota Pangkalpinang.

Antrean mobil yang menumpuk untuk membeli solar sampai jauh dari kawasan SPBU.

Termasuk juga di SPBU Kejora, Kecamatan Pangkalanbaru.

Pengamatan bangkapos.com, antrean mobil yang membeli bensin dan solar juga membeludak.

Perbedaan harga solar subsidi dengan nonsubsidi, diduga membuat pengendara rela antre berjam-jam.

Sama halnya pengendara mobil berbahan bakar premium, yang memilih antre demi memperoleh harga lebih murah dibandingkan pertalite.

Halaman
123
Editor: Alza Munzi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved