Berita Pangkalpinang

Antrian Pengerit di SPBU, Komisi II DPRD Bangka Belitung Minta Polisi Bertindak

Antrian kendaraan pengerit BBM ini malah mengganggu kendaraan masyarakat yang ingin membeli BBM.

Antrian Pengerit di SPBU, Komisi II DPRD Bangka Belitung Minta Polisi Bertindak
bangkapos.com/ Hendra
Ketua Komisi II DPRD Babel, Adet Mastur 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Antrian panjan kendaraan pengerit terjadi hampir di setiap SPBU.

Tak salah bila BBM bersubsidi, premium (bensin) dan solar ludes hanya dalam hitungan jam saja.

Ketua Komisi II DPRD Babel, Adet Mastur, Jumat (8/11/2019) mengatakan antrian kendaraan pengerit ini bukan hal yang baru.

Antrian kendaraan pengerit BBM ini malah mengganggu kendaraan masyarakat yang ingin membeli BBM.

"Kita minta polisi melakukan penertiban. Kalau memang ditemukan ada pelanggaran lakukan penindakan. Antrian ini sudah mengganggu kendaraan masyarakat yang memang beli bbm," kata Adet Mastur.

Dia mengaku banyak menerima laporan dari masyarakat terkait banyaknya pengerit di SPBU.

Mirisnya kata Adet ada oknum aparat yang turut membekingi. Bahkan keberadaan oknum aparat ini malah memonopoli pengeritan BBM di SPBU.

"Seperti SPBU di Simpangkatis itu, kadsng sering memancing keributan. Adalah laporan oknum aparat yang membekingi dan memonopoli. Makanya kita minta kepolisian bertindak," ujar Adet.

Kalau sudah terjadi keributan dikhawatirkan terjadi tindak pidana lainnya. Kemudian terjadi kebakaran SPBU ataupun kendaraan pengerit.

"Kalau sudah terjadi kita juga yang repot," pungkas Adet.

Dia menambahkan perlunya dilakukan penindakan pengerit atau penyalahgunaan BBM dari SPBU.

Bila tidak dilakukan penertiban dan penindakan dikhawatirkan akan bertambah. Menyulitkan masyarakat lain yang hendak membeli BBM.

"Harus ada penindakan supaya ada efek jera. Kalau tidak ada penindakan, akan seperti ini terus, antrian panjang di SPBU dan penyalahgunaan BBM bersubsidi," kata Adet Mastur.

(bangkapos.com/Hendra)

Penulis: Hendra
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved