Berita Bangka Tengah

BBM Bersubsidi Selalu Ludes, Anggota DPRD Bateng Minta PT Pertamina Kalkulasi Kebutuhan BBM di Koba

Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di Pom Bensin Desa Nibung Kecamatan Koba yang selalu ludes dalam waktu rata-rata 2 hingga 3 jam.

BBM Bersubsidi Selalu Ludes, Anggota DPRD Bateng Minta PT Pertamina Kalkulasi Kebutuhan BBM di Koba
Bangkapos.com/Muhammad Rizki
Anggota DPRD Bateng, Apri Panzupi 

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Anggota DPRD Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) Apri Panzupi angkat suara terkait Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di Pom Bensin Desa Nibung Kecamatan Koba yang selalu ludes dalam waktu rata-rata 2 hingga 3 jam.

Politikus PPP ini mengatakan, jika harus dicari tahu terlebih dahulu mengapa PT Pertamina hanya menjatahi 8.000 liter untuk premium dan 8.000 liter untuk solar.

"Dasarnya apa, kalau Pertamina pernah melakukan kalkulasi kebutuhan BBM bersubsidi untuk wilayah Koba, jangan sampai ini akal-akalan Pertamina untuk mensuplai BBM non subsidi. Kalau itu kejadiannya berarti masyarakat dipaksa membeli BBM non subsidi, ini kan memberatkan masyarakat," kata Apri, Jumat (8/11/2019) kepada Bangkapos.com

Oleh karenanya ia berharap agar PT Pertamina kembali mengkaji ulang kebijakan tersebut, namun jika kebutuhan 8.000 liter solar dan 8000 liter premium tersebut sudah terpenuhi dan mencukupi masyarakat maka tidak menjadi soal, yang terpenting jangan sampai ada masyarakat yang tidak terlayani.

Ia juga mengimbau, kepada pengendara yang merasa mampu, agar meningkatkan kesadaran untuk tidak menggunakan BBM bersubsidi, terlebih lagi mobil dengan plat merah.

"Malu lah, mobil bagus nanti isinya bensin," kata Apri.

Apri juga mengatakan, jika solar dan bensin itu juga ada hak nelayan di sana, dikarenakan untuk wilayah Koba belum memiliki Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) yang khusus melayani nelayan.

"Oleh karena itu SPBU wajib melayani nelayan selama ada rekomendasi dari dinas terkait," tegas Apri. (Bangkapos.com/Muhammad Rizki)

Penulis: Muhammad Rizki
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved