Kriminalitas

Ngaku Pertama Curi Motor, Maskur Ditembak Jatanras

Maskur (35) warga pendatang mengaku baru pertama kali melakukan pencurian akibat kesulitan biaya hidup karena Tambang Inkovensial

Ngaku Pertama Curi Motor, Maskur Ditembak Jatanras
bangkapos.com/Deddy Marjaya
Dua tersangka curanmor yang dibekuk Tim Opsnal 1 Subdit Jatanras Dit Krimum Polda Kepulauan Bangka Belitung Jum'at (8/11/2019). 

Maskur (35) warga pendatang mengaku baru pertama kali melakukan pencurian akibat kesulitan biaya hidup karena Tambang Inkovensial

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Maskur (35) warga pendatang asal Madura mengaku baru pertama kali melakukan pencurian akibat kesulitan biaya hidup karena Tambang Inkovensial (TI) tempat ia bekerja gagal menghasilkan.

Hal ini disampaikan oleh Maskur saat gelar ungkap kasus Subdit Jatanras Polda Kepulauan Bangka Belitung Jum'at (8/11/2019). Maskur bersama rekannya To'ie dibekuk ditempat terpisah Kamis (7/11/2019).

Maskur terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan dibetis kaki kanannya karena berupaya kabur dan melawan saat akan mengambil barang bukti motor curian.

"Khilaf pak kebingungan karena kerja TI nggak ada hasilnya baru sekali ini mencuri motor," kata Maskur
Maskur yang menetap di Air Gegas melakukan pencurian bersama rekannya To'ie yang menetap di Payung Kabupaten Bangka Selatan.

Keduanya sengaja merental satu unit mobil pick up untuk beraksi. Kepada pemilik mobil Maskur beralasan akan memindahkan mesin TI. Keduanya berkeliling mencari sasaran motor yang hendak dicuri kesejumlah wilayah pada Sabtu (3/11/2019).

Di Desa Kimak Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka mereka melihat 1 unit motor terparkir di halaman rumah warga dengan kondisi kunci motor masih melekat.

Maskur kemudian turun dari mobil dan membawa kabur motor tersebut. Setelah agak jauh kemudian motor tersebut dinaikkan keatas mobil pickup kemudian dibawa menuju Bangka Selatan.

Tim Opsnal 1 Subdit Jatanras Dit Krimum Polda Kepulauan Bangka dipimpin Kanit Ipda Defriansyah mendapatkan informasi bahwa ada seseorang yang menguasai motor tanpa dilengkapi surat surat didaerah Paku Kecamatan Renggas Kabupaten Bangka Selatan.

Polisi kemudian mengamankan Maskur dan melakukan interogasi. Akhirnya Maskur mengakui telah melakukan pencurian di Desa Kimak bersama rekannya To'ie.

Halaman
12
Penulis: deddy_marjaya
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved