Berita Pangkalpinang

Ricuh Penertiban Tambang Ilegal Sijuk Jadi Atensi Mendagri Tito Karnavian dan Soal Hutan yang Rusak

Kisruh penertiban yang berujung pada penyerangan personel Pol PP dan Wagub Bangka Belitung itu dibahas pada audiensi antara Tito dengan Gubernur

Ricuh Penertiban Tambang Ilegal Sijuk Jadi Atensi Mendagri Tito Karnavian dan Soal Hutan yang Rusak
Bangkapos.com/Dedy Qurniawan
Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kasus kericuhan penertiban tambang ilegal yang terjadi di Kecamatan Sijuk, Bangka Belitung, beberapa waktu lalu atensi Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

Kisruh penertiban yang berujung pada penyerangan personel Pol PP dan Wagub Bangka Belitung itu dibahas pada audiensi antara Tito dengan Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman di Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Kamis (7/11/2019) kemarin.

"Ada atensi dari beliau, tindaklanjuti tetapi jangan grasah-grusuh (tergesa-gesa). Ada arahan dari beliau untuk menindaklanjuti penertiban pertambangan ilegal ini" kata Erzaldi menyampaikan apa yang menjadi arahan Tito.

Dalam arahannya, Tito menyampaikan agar penertiban dilakukan dengan cara elegan. Tetapi, menurut Erzaldi, sejauh ini pemrpov sudah elegan dalam melakaksanakan penertiban.

Menyikapi ini, pihaknya akan mengubah pendekatan penegakkan hukum praktik culas pertambangan ilegal ini.

"Kami kan sudah berulang-ulang (mengingatkan). Rasanya sudah terlalu elegan. Tetapi saya sampaikan kepada beliau, kami akan mengubah cara pendekatan hukum terhadap pelanggaran-pelanggaran ini. Ke depan kamu akan aktifkan lagi (penertiban) PETI (pertambangan tanpa izin)," beber Erzaldi.

Erzaldi menegaskan, sikap pemerintah provinsi terhadap kericuhan penertiban di Sijuk beberapa waktu lalu tetap sama. Perdamaian antar individu telah dilakukan.

Tetapi, hukum tetap harus ditegakkan.

"Namanya hukum harus tetap ditegakkan," katanya.

Yang Belum, Soal Hutannya

Halaman
123
Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved