Berita Pangkalpinang

Tidak Hadir Rapat, Didit Minta Dewan dari PDIP Tak Dimasukkan ke Pansus

Ketua DPRD Babel, Didit Srigusjaya mengaku malu ada anggota dewan dari PDIP yang tidak hadir ke rapat panitia khusus (Pansus) pembahasan 4 raperda.

Tidak Hadir Rapat, Didit Minta Dewan dari PDIP Tak Dimasukkan ke Pansus
Bangkapos.com/Hendra
Ketua DPRD Babel, Didit Srigusjaya. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Ketua DPRD Babel, Didit Srigusjaya mengaku malu ada anggota dewan dari PDIP yang tidak hadir ke rapat panitia khusus (Pansus) pembahasan 4 raperda.

Khusus untuk anggota dewan dari PDIP, dia meminta agar 4 jatah PDIP di Pansus dicoret saja.

"Biarlah walaupun jatah 4 mendingan dikosongkan sajalah kalau tidak rajin, malu kita," kata Didit Srigusjaya, Senin (11/11/2019).

"Ingat kita ini dipilih rakyat, banyak yang mau jadi anggota dewan. Disaat kita bahas kepentingan rakyat, tidak hadir dengan berbagai alasan," tambah Didit.

Dalam rapat membahas 4 raperda, dari 4 pansus yang dibentuk kehadiran anggota dewan hanya 60 persen saja.

Ada yang tidak hadir karena izin. Tapi ada juga yang tidak hadir tanpa keterangan.

DPRD Babel tidak bisa memberikan sangai bagi anggota dewan yang nakal ini. Hanya partai politik dan badan kehormatan yang bisa memberikan sanksinya.

"Kalau PDIP sanksinya tidak akan saya kasih masuk pansus lagi. Kalau tidak hadir mendingan mereka dirumah saja. Saya perintahkan ketua fraksi PDIP kalau yang tidak hadir ini mendingan dikosongkan saja pansusnya," tegas Didit.

Untuk anggota dewan dari fraksi lain yang tidak hadir, Didit akan menyampaikan surat ke fraksi agar memberikan peringatan. Jangan sampai rapat pansus minim kehadiran anggota dewan.

Kemudian Didit juga meminta agar Badan Kehormatan (BK) bekerja lebih tegas. Anggota dewan yang melanggar aturan, tatib dan tidak disiplin untuk ditindaklanjuti.

(Bangka Pos / Hendra)

Penulis: Hendra
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved