Berita Pangkalpinang

Hal-hal Sederhana Berperilaku Hidup Sehat Pegawai Perangkat Daerah di Babel Masih Perlu Ditingkatkan

Germas di tingkat organisasi perangkat daerah (OPD) pemerintah di Bangka Belitung perlu ditingkatkan.

Hal-hal Sederhana Berperilaku Hidup Sehat Pegawai Perangkat Daerah di Babel Masih Perlu Ditingkatkan
BANGKA POS / DEDY Q
Pertemuan Evaluasi Germas di Provinsi Babel tahun 2019 yang digelar di Bangka City Hotel, Rabu (13/11/2019). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) di tingkat organisasi perangkat daerah (OPD) pemerintah di Bangka Belitung perlu ditingkatkan.

Ini merupakan kesimpulan pihak Kementerian Kesehatan dari pertemuan Evaluasi Germas di Provinsi Babel tahun 2019 yang digelar di Bangka City Hotel, Rabu (13/11/2019).

Kepala Bidang Kesahatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kepulauan Bangka Belitung Bahuri mengatakan, secara umum Germas di OPD memang sudah dilakukan.

"Tetapi, masih ada yang bersifat parsial dan harus dimaksimalkan ke depannya," kata Bahuri seusai pertemuan.

Germas di tingkat OPD adalah perilaku-perilaku hidup sehat yang sederhana. Bahuri menjelaskan, ada tiga hal utama Germas di tingkat OPD, yakni cek kesehatan secara rutin, menggalakaan makan buah dan sayur termasuk saat di kantor, dan aktivitas fisik.

Sederhana saja, Germas bisa dimulai dari senam peregangan hingga pola pikir pegawai saat memarkir kendaraan.

"Misalnya pegawai tidak perlu berbangga lagi kalau parkirnya dekat pintu masuk kantor. Semakin jauh, kan berarti semakin ada aktivitas fisik jalan kaki, membakar kalori," kata Bahuri.

Germas serupa juga didorong di tingkat masyarakat. Dinkes Babel akan mendorong hal ini lewat Dinas Kesehatan di kabupaten kota.

"Kami akan dorong agar pembudayaan Germas ini di masyarakat. Germas ini adalah instruksi presiden, dan tujuannya untuk kesejahteraan dan kesehatan masyarakat lewat hal-hal sederhana," katanya.

Bahuri mengatakan, hal-hal sederhana pada Germas tak bisa dianggap enteng. Memakan buah-buahan dan sayur-sayuran lokal misalnya, selain berdampak pada kesehatan, juga akan meningkatkan konsumsi omoditas pertanian lokal.

"Ini kan lebih baik ketimbang makan yang impor. Kandungan gizi dan vitaminnya lebih terjaga. Kalau komoditas pertanian lokal dikonsumsi, masyarakat petani akan terbantu dan akan berlomba-lomba menanam buah dan sayuran lokal," katanya.

Germas melalui hal-hal sederhana ini akan ditingkatkan ke depan.

"Upaya membudayakan ini ada beberapa tahapan. Satu di antaranya merancang regulasi penerapan dan sosialisasi serta edukasi ke para pihak dan masyarakat akan ditingkatkan. Ini juga akan didukung dengan peningkatan sarana dan prasana ke depan," kata Bahuri.

(bangkapos.com / Dedy Qurniawan)

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved