Kriminalitas

Jaksa Tuntut Pelaku Sodomi di Sungailiat 12 Tahun Penjara

Di persidangan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Bangka, Fengki Indra telah menuntut terdakwa 12 tahun penjara.

Jaksa Tuntut Pelaku Sodomi di Sungailiat 12 Tahun Penjara
Bangkapos.com/Fery Laskari
R Narendra Mohni, Humas PN Sungailiat 

BANGKAPOS.COM,BANGKA-- Nasib Andi Sanjaya alias Andi (20) di 'ujung tanduk'. Di persidangan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Bangka, Fengki Indra telah menuntut terdakwa 12 tahun penjara.

Jaksa yakin, Terdakwa Andi Sanjaya terbukti mensodomi anak usia bawah umur, sebut saja nama korban Bujang (9).

Berikutnya, Hakim Pengadilan Negeri (PN) Sungailiat tinggal menjatuhkan putusan pada agenda sidang selanjutnya, pekan depan.

Ketua PN Sungailiat, Fatimah diwakili Humas Pengadilan, R Narendra Mohni kepada Bangkapos.com, Rabu (13/11/2019) mengatakan, agenda sidang tuntutan telah digelar di PN Sungailiat, Selasa (12/11/2019) kemarin.

"Ketika itu Jaksa Penuntut Umum Kejari Bangka membaca surat tuntutan di persidangan. Tuntutannya, 12 tahun dan denda Rp 50 juta subsidair enam bulan kurungan," kata Narendra mengutip isi tuntutan JPU di agenda sidang tertutup, kemarin.

Dalam surat tuntutan yang dibacakan JPU di persidangan kata Narendra, juga disebutkan bahwa Terdakwa Andi Sanjaya alias Andi melanggrar pasal berlapis, seperti keyakinan jaksa penuntut umum.

"Terbukti alternatif ke dua, Pasal 82 Jo Pasal 76 e Undang-Undang (UU) RI, Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan UU RI, Nomor 23 Tahun 2002, tentang perlindungan anak," jelas Narendra.

Pada pasal berlapis ini diuraikan sebab akibat yang dilakukan pelaku atau terdakwa sehingga menjadi dasar tuntutan pidana. "Sengaja melakukan kekerasan atau ancaman kekekerasan, melaksanakan, melakukan tipu muslihat, melakukan serangkaian kebohongan atau membujuk anak untuk melakukan atau membiarkan dilakukan perbuatan cabul," ungkap Narendra menguraikan isi pasal yang dimaksud

Sementara itu, setelah surat tuntutan dibacakan JPU, kemudian Majelis Hakim PN Sungailiat, dipimpin Ketua Majelis Hakim, Jonson Parancis, langsung memberikan kesempatan kepada Terdakwa Andi Sanjaya untuk membela diri dalam agenda pledoi.

"Saat itu, terdakwa mohon keringanan hukuman dengan alasan menyesali perbuatannya. Agenda sidang dilanjutkan, Selasa depan, agenda putusan oleh majelis hakim," tegas Kiki, sapaan akrab R Narendra Mohni.

Seperti diketahui, kasus asusila terjadi lagi di Sungailiat, Kabupaten Bangka. Pelaku diduga mensodomi bocah laki-laki usia sembilan tahun hingga mengalami luka di anusnya. Akibat kejadian itu korban dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depati Bahrin Sungailiat Bangka.

Korban mendapat beberapa jahitan di bagian anusnya oleh tim medis karena perbuatan pelaku.

Ketika itu Kapolres Bangka AKBP Aris Sulistyono diwakili Kapolsek Sungailiat AKP Dedy Setiawan dikonfirmasi Bangkapos.com, Minggu (22/9/2019) lalu, memastikan sudah menerima laporan keluarga korban.

"Kami langsung tindak lanjuti dan kami pastikan pelaku (Andi Sanjaya) sudah ditangkap," kata Kapolsek ketika itu, saat memberikan keterangan didampingi Kanit Reskrim Aiptu Reka Otorida.(Bangkapos.com/Fery Laskari)

Penulis: ferylaskari
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved