Berita Pangkalpinang

Membangun Edukasi Sadar Bencana, Tagana Masuk Sekolah

Program Tagana Masuk Sekolah di 10 (sepuluh) sekolah yang tersebar di wilayah 7 (tujuh) kabupaten/kota.

Membangun Edukasi Sadar Bencana, Tagana Masuk Sekolah
istimewa
Dinas Sosial Babel melaksanakan Program Tagana Masuk Sekolah di SMKN 2 Pangkalpinang dan SMAN 1 Pangkalpinang, Rabu (13/11/2019). 

Program Tagana Masuk Sekolah di 10 (sepuluh) sekolah yang tersebar di wilayah 7 (tujuh) kabupaten/kota.

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Bencana alam yang terjadi selalu meninggalkan luka dan duka, karena itu Dinas Sosial Provinsi Bangka Belitung membuat terobosan baru melalui Program Tagana Masuk Sekolah di 10 (sepuluh) sekolah yang tersebar di wilayah 7 (tujuh) kabupaten/kota.

Untuk Kota Pangkalpinang dilaksanakan di SMKN 2 Pangkalpinang dan SMAN 1 Pangkalpinang, Rabu (13/11/2019).

Peserta masing-masing sekolah 100 siswa serta guru, terdiri dari siswa yang aktif kegiatan PMR dan Pramuka.

Kasi Perlindungan Korban Bencana Alam Dinas Sosial Provinsi Bangka Belitung,
Fitra Mayarini mengatakan kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dan Menteri Sosial Tahun 2019 tentang Mitigasi Kebencanaan di Satuan Pendidikan Melalui Program Tagana Masuk Sekolah.

"Tagana Dinas Sosial dalam upaya tranformasi edukasi melalui kegiatan ini melakukan uji simulasi pengurangan resiko bencana puting beliung baik itu pra bencana sampai dengan pasca bencana," kata.Fitra melalui rilisnya, Rabu (13/11/2019).

Dilanjutkannya, sekolah sebagai satuan pendidikan menjadi salah satu ujung tombak dalam kegiatan mitigasi dan kesiapsiagaan.

"Sekolah juga wadah untuk mengembangkan dan membentuk karakter pada anak-anak baik itu di tingkat SD, SMP maupun SMA, sehingga apabila siswa diberikan porsi yang terkait dengan pendidikan kebencanaan, maka dengan sendirinya akan tercipta karakter dan sikap kesiapsiagaan yang lebih baik dalam menghadapi bencana di kemudian hari," jelasnya.

Selain simulasi, di SMKN 2 Pangkalpinang juga dibentuk TRC siswa yang terdiri dari 4 (empat) tim, yaitu Tim PPGD (Pertolongan Pertama Gawat Darurat), Tim Evakuasi, Tim Posko, dan Tim LDP (Layanan Dukungan Sosial).

"Melalui kegiatan ini Tagana berusaha untuk mengubah paradigma lama bahwa yang bertanggung jawab dalam penanganan bencana adalah pemerintah akan tetapi sebaliknya, ini merupakan tanggung jawab setiap lapisan masyarakat," tukas Fitra

Diungkapkannya, materi yang disampaikan oleh Tagana Provinsi Bangka Belitung meliputi Tugas Fungsi Tagana,

Pengenalan Bencana, Mitigasi dan Pengurangan Resiko Bencana, PPGD (Penanggulangan Pertama Gawat Darurat), Simulasi bencana puting beliung serentak dilakukan di dua sekolah.

Sementara Iwan Arman Putra, Wakil Kesiswaan SMKN 2 Pangkalpinang menyambut baik kegiatan ini.

"Saya berharap siswa yang mengikuti kegiatan ini dapat merekam informasi kebencanaan serta dapat menyampaikan kepada masyarakat dimana siswa itu berdomisili," kata Iwan

(bangkapos.com/Edwardi)

Penulis: edwardi
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved