Berita Pangkalpinang

Emak-Emak Serbu Pasar Murah Depan Kantor Wali Kota Pangkalpinang

Pembeli didominasi oleh ibu-ibu atau emak-emak mengepung stand bumbu dapur untuk membeli bawang putih

Emak-Emak Serbu Pasar Murah Depan Kantor Wali Kota Pangkalpinang
Bangkapos/irakurniati
Stand bumbu dapur di pasar murah depan kantor wali kota Pangkalpinang, Kamis (14/11/2019) 

BANGKAPOS.COM - Pasar murah di depan kantor wali kota Pangkalpinang ramai diserbu pembeli. Pembeli didominasi oleh ibu-ibu atau emak-emak mengepung stand bumbu dapur untuk membeli bawang putih, merah, bombai hingga cabai. Tidak hanya bumbu dapur maupun bahan pokok lainnya, di pasar murah juga menjual berbagai produk UMKM baik itu makanan hingga pakaian.

Wirda warga Pangkalpinang, memanfaatkan pasar murah untuk membeli kebutuhan dapurnya, diantaranya bawang merah, putih, cabai, beras hingga minyak. Ibu satu orang anak ini terpaksa izin sebentar dari kantornya demi mendatangi pasar murah yang diadakan Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan Kota Pangkalpinang ini.

"Izin sebentar mau belanja, kalau tidak begini susah belanjanya. Biasanya saya memang stok kebutuhan dapur, kebetulan juga sudah habis," kata Wirda ditemui seusai berbelanja, Kamis (14/11/2019).

Selain Wirda, pembeli lain yang berbondong-bondong datang yakni Via dan rombongannya. Mereka mengetahui informasi adanya pasar murah dari tetangga sekitar rumah. Mendengar harga bawang merah empat ons seharga Rp 10 ribu, Via mengajak teman-temannya melihat langsung pasar murah tersebut.

"kata tetangga harga bumbu lumayan murah, jadi saya ke sini mampir dulu. Kalau ke pasar kejauhan, biasanya saya beli sore karna pagi masih beresin rumah," tuturnya.

Sementara, kabid perdagangan Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan Kota Pangkalpinang, Eka Subekhi, pasar murah merupakan kegiatan rutin tahunan yang menjadi agenda pemerintah kota Pangkalpinang. Barang-barang yang dijual langsung dari CV atau distributornya sehingga lebih murah dibandingkan toko ataupun pasar pada umumnya. Misalnya, harga ayam potong per kilonya Rp 28 ribu, beras 5 kg seharga Rp 47 ribu hingga minyak goreng satu liter Rp 9500.

"kami masih mengadakan dua kali lagi pasar murah yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat berbelanja kebutuhan. Yang hadir itu distributor bahan pokok, bumbu dapur dan pelaku UMKM juga jualan," kata Eka.

(Bangkapos.com/Ira Kurniati)

Penulis: Ira Kurniati
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved