Berita Pangkalpinang

Pedagang Daging Protes Gara-gara Daging Beku Masuk, Kepala Bulog: Tak Ada Larangan Jual di Pasar

Vivi mengatakan belum mengetahui terkait surat pernyataan pihak pedagang sapi segar keberatan atas beredarnya daging sapi beku di Pasar Induk

Pedagang Daging Protes Gara-gara Daging Beku Masuk, Kepala Bulog: Tak Ada Larangan Jual di Pasar
Bangkapos/Bryan Bimantoro
Kepala Perum Bulog Subdivre Bangka, Taufiqurokhmah TD 

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Kepala Perum Bulog Sub Divre Bangka, Taufiqurokhmah TD atau disapa Vivi mengatakan belum mengetahui terkait surat pernyataan pihak pedagang sapi segar keberatan atas beredarnya daging sapi beku di Pasar Induk Pangkalpinang.

Para pedagang daging sapi segar mengaku terjadi penurunan omset dikarenakan hal tersebut, mereka juga mendengar bahwa daging sapi beku tidak boleh dijualbelikan di pasar tradisional.

Vivi membantah hal tersebut, tidak ada larangan daging beku diperjualbelikan di pasar tradisional.

"Kalau ketentuan pelarangannya saya belum dengar. Sejauh ini yang saya tahu bisa saja diperjualkan di pasar tradisional. Tinggal bagaimana antar pedagang itu sendiri yang menyesuaikannya dengan kondisi di pasar tersebut," ungkap Vivi saat dikonfirmasi bangkapos.com, Kamis(14/11/2019).

Vivi menegaskan pihak Bulog hanya sebagai penjaga harga agar tetap stabil sesuai fungsi dan tugasnya sebab yang mengatur wewenang adalah pemerintah.

"Justru kita penugasan dari pemerintah pusat maupun daerah untuk menjual kepada masyarakat langsung serta menjaga stabilitas harga daging jangan sampai terlalu tinggi di pasaran. Itu kembali lagi kepada masyarakat, mereka diberikan pilihan untuk membeli daging segar dengan harga yang lebih tinggi atau membeli daging beku dengan harga yang lebih murah. Masyarakat kita kan sudah lebih pintar sekarang," kata Vivi.

Vivi menambahkan dalam rangka menstabilkan harga, Bulog tidak hanya bertugas sendiri tetapi ada Tim Satgas Pangan, Kepolisian dan Pemerintah Daerah serta OPD terkait seperti Dinas Perdagangan, Dinas Pangan dan Dinas Perhubungan. Bulog hanya sebagai operator untuk pendistribusiannya.

(Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)

Penulis: Cici Nasya Nita
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved