Pencekalan Rizieq Shihab, Pengacara Pimpinan FPI Kirim Bukti Foto Surat Pencekalan ke Mahfud MD

Pengacara Rizieq Shihab sudah mengirimkan foto surat pencekalan atas kliennya kepada Menkopolhukam Mahfud MD.

Pencekalan Rizieq Shihab, Pengacara Pimpinan FPI Kirim Bukti Foto Surat Pencekalan ke Mahfud MD
Tribunnews.com Fransiskus Adhitya / Surya Ahmad Zaimul Haq
Pencekalan Rizieq Shihab, Pengacara Pimpinan FPI Sudah Kirim Bukti Foto Surat Pencekalan ke Mahfud MD 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Kabar pencekalan terhadap Habib Rizieq Shihab menuai polemik.

Pengacara pimpinan Front Pembela Islam, Rizieq Shihab, Sugito Atmo Pawiro, mengatakan bahwa pihaknya sudah mengirimkan foto surat pencekalan atas kliennya kepada Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD.

"Sudahlah, tetapi informal saja. Kebetulan kalau (untuk) Pak Mahfud dokumen yang kami rilis itu pun kami kirim. Saya sering komunikasi dengan Pak Mahfud sebab beliau dosen saya," ujar Sugito saat dihubungi Kompas.com, Rabu (13/11/2019).

Karena itu, dia mengaku siap jika diminta bersama-sama pemerintah melakukan penelusuran atas asal-usul surat yang dikeluarkan oleh intelijen Arab Saudi itu.

"Tidak masalah, kami siap sebab ada argumentasi," ucap dia.

Meski demikian, Sugito pesimistis pemerintah serius mencari solusi terkait permasalahan kliennya.

Pencekalan Rizieq Shihab, Prabowo Akan Bahas Bersama Jokowi, Mahfud MD Sebut Ada yang Janggal

Menurut dia, surat pencekalan yang sudah dia kirimkan itu bisa menjadi petunjuk bagi pemerintah.

"Saya makanya agak malas sebab pemerintah ini seperti mencari titik lemahnya saja tetapi tidak mencari solusi. Mestinya surat yang ada diproses dulu (ditelusuri), bukan malah ada pernyataan seolah-olah suratnya tidak ada," kata dia.

Sebelumnya, Sugito menyebut bahwa surat pencekalan yang dipegang Rizieq dalam videonya itu bukan dikeluarkan oleh Pemerintah Indonesia.

Sugito mengatakan, surat itu dikeluarkan penyidik umum di Kantor Intelijen Arab Saudi.

Halaman
123
Editor: fitriadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved