Zulkarnain Karim Meninggal Dunia

Pernah Ditunjuk Sebagai Pengacara Pemkot Pangkalpinang, Jumli Kenang Sosok Zulkarnain Karim

Sosok Zulkarnain Karim yang tegas dan berani, membekas dalam ingatan Jumli Jamaluddin yang kini menjabat sebagai ketua Lembaga Pemerhati Kebijakan

Pernah Ditunjuk Sebagai Pengacara Pemkot Pangkalpinang, Jumli Kenang Sosok Zulkarnain Karim
Istimewa
Ketua LP5 Bangka Belitung, Jumli Jamaluddin 

BANGKAPOS.COM - Wali kota Pangkalpinang H Zulkarnain Karim, periode 2003-2008 dan 2008-2013 menghembuskan nafas terakhir dalam perawatan medis di RSBT Pangkalpinang tadi malam sekitar pukul 23.24 WIB.

Sosok Zulkarnain Karim yang tegas dan berani, membekas dalam ingatan Jumli Jamaluddin yang kini menjabat sebagai ketua Lembaga Pemerhati Kebijakan Publik (LP5) Bangka belitung.

Diakui Jumli, dia mengenali Zulkarnain Karim saat masih bertugas sebagai pengacara pada tahun 2000 an.

Satu hal yang berkesan bagi Jumli saat masa akhir jabatan Zulkarnain, dirinya pernah diminta menjadi pengacara pemerintah kota Pangkalpinang yang waktu itu sedang mengalami perkara sengketa lahan dan perkara pengalihan seputaran wilayah terminal lama dan pasar lama.

"Saat itu beliau suruh saya ke rumah dinas dan waktu saya ke sana beliau keluar mengenakan kaos putih polos dan kain sarung. Langsung ngomong, pacak dak ka ni jadi pengacara badan ka kecit macem ni (bisa gak kamu jadi pengacara badan kecil seperti ini)," kata Jumli menirukan ucapan Zulkarnain Karim waktu itu, Kamis (14/11/2019).

Sontak Zulkarnain Karim seraya tertawa, langsung berucap "ko ingel-ingel, pokok e ku tau ka lah ku tunjuk jadi pengacara pemkot perkara di pengadilan (saya hanya bercanda, pokoknya saja tunjuk kamu sebagai pengacara pemkot mengurusi perkara di pengadilan)," sambungnya.

Perkataan tersebut menjadi motivasi dan pemacu semangat yang dikenang Jumli hingga kini. Dimata mantan kepala Ombudsman Babel itu, Zulkarnain Karim dinilai sebagai sosok yang tegas dalam membuat kebijakan dan keputusan untuk kemajuan pembangunan kota Pangkalpinang, meski menjadi kontroversial.

Zulkarnain Karim juga dikenal berani mengambil risiko setiap kebijakan yang dibuatnya. Terbukti banyak perubahan dan pembangunan yang terjadi selama masa jabatannya dua periode.

"Beliau dekat dengan masyarakat. Memiliki kemampuan dan pengalaman banyak tentang administrasi publik. Beliau cepat respon dan memiliki rasa empati. Sepengetahuan saya beliau banyak dipuji masyarakat atas keberhasilannya dalam meningkatkan pembangunan dan memajukan Kota Pangkalpinang," kata Jumli.

Menurutnya, gelar Bapak Pembangunan Kota Pangkalpinang memang pantas diberikan bagi Zulkarnain Karim. Kini sosok itu telah pergi menghadap ilahi. Hanya jasa dan kenang-kenangannya membangun Pangkalpinang yang dapat diingat oleh penerusnya.

"Selamat jalan bapak pembangunan kota Pangkalpinang, saya turut berduka cita sedalam-dalamnya," pungkas Jumli.

(bangkapos.com/irakurniati)

Penulis: Ira Kurniati
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved