Sabtu, 25 April 2026

Tanaman Apotik Keluarga Andalan Kecamatan Gerunggang

Kecamatan Gerunggang, Kota Pangkalpinang memiliki banyak potensi, baik yang telah ada ataupun sedang diusahakan oleh masyarakatnya

Penulis: iklan bangkapos | Editor: khamelia
bangkapos/noordin
KECAMATAN Gerunggang, Kota Pangkalpinang memiliki banyak potensi, baik yang telah ada ataupun sedang diusahakan oleh masyarakatnya, seperti sektor perdagangan hingga pertanian dan perkebunan. 

BANGKAPOS.COM--KECAMATAN Gerunggang, Kota Pangkalpinang memiliki banyak potensi, baik yang telah ada ataupun sedang diusahakan oleh masyarakatnya, seperti sektor perdagangan hingga pertanian dan perkebunan.

Camat Gerunggang, Khotaman Barkah menyebutkan salah satu potensi yang ada adalah Tanaman Obat Keluarga (Toga).

Melalui PKK ada beberapa titik toga di kelurahan di wilayah Kecamatan Gerunggang yang saat ini telah dikembangkan dan berhasil memperoleh prestasi yang membanggakan.

Prestasi yang diraih di antaranya oleh Kelurahan Bukit Sari. Melalui Kelompok Beluntas, Kelurahan Bukit Sari meraih juara pertama lomba PKK tingkat Kota Pangkalpinang dan Provinsi Ke­pulauan Bangka Belitung, dalam pemanfaatan toga dan akupresur.

“Alhamdulillah, ibu-ibu ini bersemangat, mereka memanfaatkan lahan yang kosong dengan tanaman-tanaman obat yang bisa dimanfaatkan masyarakat untuk kebutuhan. Dan dari situ juga mereka mengolah hasil tanaman tersebut hingga bisa dimanfaatkan dalam waktu lama dengan kemasan menarik,” ungkap Barkah.

Barkah menilai wilayahnya sangat potensial untuk ditanami tumbuh-tumbuhan, seperti tanaman obat, sayur mayur dan lain sebagainya.

Dia pun rajin mengajak masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang ada di sekitar rumah, misalnya pekarangan atau lahan kosong yang belum berfungsi.

“Ke depan kami ingin Ge­runggang ini menjadi contoh bagi wilayah-wilayah lain dalam pemanfaatan tanaman, seperti tanaman toga ini. Tanaman toga yang telah ada bisa juga menjadi tempat wisata dan pengetahuan bagi masyarakat,” ungkap Barkah.

Ia mengakui pengembangan ini tidaklah mudah. “Kita pelan-pelan yang penting pasti, apalagi program Wali Kota menjadikan Kota Pangkalpinang Kota Beribu Senyum, dan kami siap mendukungnya, tentunya dengan potensi dan kemampuan yang dimiliki,” tambah Barkah.

Barkah menghimbau agar masyarakat menjaga lingkungan di wilayahnya, terutama daerah yang menjadi dampak banjir.

Sebagaimana telah dilakukan pertemuan beberapa waktu lalu membahas masalah banjir di wilayah Kota Pangkalpinang, dengan di hadiri Walikota Pang­kalpinang, Maulana Aklil, di Kelurahan Bukit Sari.
Dalam pertemuan tersebut untuk menangani banjir Peme­rintah kota Pangkalpinang membagi dalam tiga skema yakni sebelum kejadian, sewaktu dan sesudahnya.

“ Wali kota Pangkalpinang, Maulan Aklil (Molen), me­ngatakan, dalam waktu dekat akan melakukan penggalian atau pengerukan kawasan yang mengalami sedimentasi.

Kemudian memperbaiki talud-talud yang telah lama tidak dibenahi, membuat biopori sebagai resapan air dan gotong royong membersihkan sampah terutama yang menyumbat saluran air,” jelas Barkah
Sementara Lurah Bukit Sari, Imam Firdaus menerangkan, Kelompok Beluntas yang dibina PKK yang menanam tanaman toga di wilayahnya terbentuk sejak Tahun 2018 lalu.

Saat ini tanaman yang hidup di lahan sekitar 5x5 meter persegi ini tumbuh 160 jenis tanaman, seperti jahe, kunyit, jeruk, serai dan sebagainya.

“Suka dukanya banyak. Mulai merintis tanaman toga ini, sampai akhirnya bisa seperti sekarang tumbuh subur,” katanya.

Dia mengutarakan, pihaknya kini tengah melirik potensi lain dari hasil toga yang ditanam, se­perti pengolahan kunyit dan jahe menjadi serbuk hingga minuman kesehatan.
Selain itu pihaknya juga tengah berupaya memanfaatkan sampah di lingkungan mereka bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup setempat.

“Ke depan kami sangat membutuhkan peralatan untuk mendukung usaha yang ibu-ibu lakukan dalam mengolah hasil toga yang mereka tanam,” imbuhnya.

Disisi lain juga mereka getol menjaga Kamtibmas di lingku­ngannya, sehingga pos Kamling di wilayahnya mendapat penghargaan juara pertama tingkat Kota Pangkalpinang.

Tidak hanya di Kelurahan Bukit Sari, di Kelurahan Tuatunu Indah, tepatnya di Gang Rasamala RT 09 dan Bukit Merapin, juga menjadi lokasi tanaman toga yang dimiliki Kecamatan Gerunggang.

Dua Kelurahan ini memiliki ratusan jenis tanaman toga, mereka juga siap mengolahnya dan mengembangkan usaha lain untuk mendukung perekonomian anggotanya.

Kecamatan Gerunggang juga memiliki potensi dalam pemanfaatan sayur mayur dan buah-buahan yang dijadikan abon.

Pemanfaatan hasil kebun masyarakat ini sudah sejak 2013 silam dilakukan dan berkembang hingga kini. Bahkan telah diakui pemerintah dengan adanya lebel halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan sering dijadikan oleh-oleh.

“Kami sangat bangga ada warga bisa memanfaatkan potensi yang ada dengan inovasi yang menghasilkan produk yang baik, apalagi sudah diakui peme­rintah, mudah-mudahan ke depan produk ini bisa menjadi salah satu produk unggulan ke depannya,” ungkap Basori Setiawan, Lurah Air Kepala Tujuh, Kecamatan Gerunggang.

(adv/n7/win)

Sumber: bangkapos
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved