WIKI BANGKA

Kafe Menjamur Di Kota Pangkalpinang, Warunk Milenial Percaya Diri Tampilkan Konsep Vintage

Kota Pangkalpinang sebagai pusat kota sekarang dikepung beragam kafe dengan berbagai konsep berbeda

Kafe Menjamur Di Kota Pangkalpinang, Warunk Milenial Percaya Diri Tampilkan Konsep Vintage
Bangkapos.com/Cici Nasya Nita
Suasana di Warunk Milenial 

BANGKAPOS.COM,BANGKA-- Kota Pangkalpinang sebagai pusat kota sekarang dikepung beragam kafe dengan berbagai konsep berbeda yang ditampilkan untuk menarik perhatian pengunjung.

Satu diantaranya kafe yang baru didirikan di tengah kota yakni Warunk Milenial. Kafe dengan konsep kearah vintage ini banyak diminati pengunjung hal tersebut terbukti dari jumlah pengunjung yang hadir dalam semalam bisa 300 orang untuk hari biasa.

Tempat kafe tersebut termodifikasi dari bangunan tua yang diselipkan nuansa kekinian.

"Alasan memberi nama Warunk Milenial agar yang datang tidak sungkan, kalau warunk indentik dengan kalangan menengah ke bawah tapi kita selipkan nuansa kekinian. Kita menampilkan suasana santai di sini dengan situasi outdoor, lesehan, payung-payung di luar dan lampu-lampu yang menerangi sekitar," ungkap Angga, pemilik Warunk Milenial saat dikonfirmasi Bangkapos.com, Jumat (15/11/2019).

Suasana di Warunk Milenial
Suasana di Warunk Milenial (Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)

Menurutnya selain tempat bersantai, kafe yang ia kelola ini juga ingin menampilkan spot foto yang cocok untuk para pengunjung berfoto atau selfie.

Omset penjualan Warunk Milenial dalam semalam bukan main-main sekitar Rp 7-8 juta untuk hari biasa, khusus malam kamis dan malam minggu bisa mencapai Rp 10 juta. Kafe ini buka pukul 16.00 - 24.00 WIB

"Alhamdulilah ya semenjak di buka tanggal 2 November 2019 kemarin, pengunjung banyak yang tertarik datang kalau malam minggu bisa sampai 400 orang. Kendala kita sampai kursi itu kurang padahah kita punya 40 meja, satu meja 4 kursi," jelasnya.

Hal ini membuktikan minat masyarakat bersantai atau menghabiskan waktu di kafe sangat tinggi. Bahkan Angga mengaku dia belum melakukan promosi dengan media sosial.

"Saya belum gunakan media sosial, masih dari mulut ke mulut, saya bersyukur warunk ini bisa diterima di masyarat. Di sini juga harga tidak terlalu mahal masih terjangkau karena target saya memang kalangan ke bawah baik muda sampai tua," kata Angga.

Makanan di Warung Millenial
Makanan di Warung Millenial (Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)

Angga mengakui memang banyak kafe yang berada di Pangkalpinang tetapi ia merasa tidak takut bersaing.

"Saya tidak merasa bersaing sebab setiap kafe punya tema tersendiri, dan punya pasar sendiri. Hal tersebut tergantung masyarakat senangnya kemana," ungkap Angga.

Dia berharap Warunk Milenial yang dikelolanya tersebut dapat diterima masyarakat dan bisa menjadi tempat rekomendasi bagi masyarakat yang ingin bersantai. (Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)

Penulis: Cici Nasya Nita
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved