Kapal Nelayan Ditabrak Tanker

Soal Hilangnya Juragan Ikan di Tengah Laut, Kapolres Bangka Bilang Begini

Nelayan asal Sungailiat Bangka ini menghilang saat kapal motor (KM) Mega Buana 3 yang ia kemudikan tenggelam ditabrak kapal tanker di Perairan Bangka

Soal Hilangnya Juragan Ikan di Tengah Laut, Kapolres Bangka Bilang Begini
bangkapos.com/ferylaskari
Kapal Nelayan Sungailiat Tenggelam Ditabrak Kapal Tanker 

Nelayan asal Sungailiat Bangka ini menghilang saat kapal motor (KM) Mega Buana 3 yang ia kemudikan tenggelam ditabrak kapal tanker di Perairan Bangka

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Juragan Kapal Ikan, Ansar alias Ahsar hingga Jumat (15/11/2019) siang belum juga ditemukan.

Nelayan asal Sungailiat Bangka ini menghilang saat kapal motor (KM) Mega Buana 3 yang ia kemudikan tenggelam ditabrak kapal tanker di Perairan Bangka, dua malam lalu.

Kapolres Bangka AKBP Aris Sulistyono kepada bangkapos.com, Jumat (15/11/2019) mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Pihak Polair Polda Babel dan Basarnas Babel di Pangkalpinang, dalam hal pencarian korban.

Polres Bangka juga menerjunkan Personil Satuan Polisi Perikanan (Satpolair) guna menelusuri beberapa titik di sekitar Perairan Bangka.

"Satpolair polres Bangka bersinergi dengan Polair Polda Babel dengan menggunakan sarana Kapal polisi C2 dipimpin oleh Kanit Patroli melakukan Giat SAR di sekitar lokasi kejadian dan berkoordinasi dengan Basarnas Provinsi Bangka Belitung untuk melaksanakan SAR (pencarian)," kata Kapolres.

Sebelumnya disebutkan, Kecelakaan laut terjadi lagi. Sebuah kapal nelayan asal Sungailiat tenggelam ditabrak kapal tanker di sekitar Laut Bangka. Hingga Jumat (15/11/2019), juragan kapal belum ditemukan dan masih dalam pencarian.

Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNS) Kabupaten Bangka, Ridwan kepada bangkapos.com, Jumat (15/11/2019) mengaku telah mengirimkan pesan permohonan bantuan kepada berbagai pihak.

"Kami mohon bantuan evakuasi, karena telah terjadi kapal nelayan di tabrak kapal tangker, kapal atas nama kM Mega Buana 3. Kejadiannya malam Kamis kemarin (dua hari lalu)," kata Ridwan.

Insiden yang terjadi, Rabu (14/11/2019) sekitar Pukul 02.00 WIB itu, masih ditelusuri oleh sejumlah pihak. Diduga kapal tanker si penabrak melaju dari arah barat laut ke tenggara.

Saat kejadian, di dalam kapal ini terdapat beberapa nelayan, masing-maisng juragan kapal atas nama Ashar, tiga orang ABK masing-masing atas nama Mardi, Basrul dan Ambo Senang. Kapal nelayan itu ditabrak pada titik koordinat 01.13.165 106. 26. 743.

"Sampai saat ini juragan kapal atas nama Ansar, belum ditemukan," kata Ridwan.

(bangkapos.com/Fery Laskari)

Penulis: ferylaskari
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved