Enggan Berkomentar Soal Penghentian Penenggelaman Kapal, Susi: No Comment You Buka Aja Twitter Saya

Alasan Susi, pentingnya kebijakan penenggelaman kapal illegal fishing ini sudah banyak dibahasnya di media sosial Twitter pribadinya.

Instagram @susipudjiastuti115
Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Susi Pudjiastuti mengunggah video detik-detik penenggelaman kapal ikan asing yang terbukti melakukan illegal fishing di Indonesia. 

BANGKAPOS.COM-- Terkait  rencana kebijakan pemerintah menghentikan penenggelaman kapal illegal fishing, Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti enggan berkomentar banyak.

Dikutip Bangkapos.com dari Kompas.com, alasan Susi, pentingnya kebijakan penenggelaman kapal illegal fishing  ini sudah banyak  dibahasnya di media sosial Twitter pribadinya.

"No comment, you buka aja Twitter saya yang lama-lama. Ada banyak policy di sana. Tidak perlu lagi saya bicara,"tegasnya saat ditemui di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Jumat (16/11/2019) malam.

Seperti diketahui, Susi merupakan menteri yang getol menjalankan kebijakan penenggelaman kapal illegal fishing. Kebijakan tersebut merupakan amanat Undang-Undang Perikanan, bukan kebijakan pribadi.

Menteri Kelauatan dan Perikanan Kabupaten Belitung Susi Pudjiastuti, Jumat (27/7) ketika ber Kayak di Pantai Tanjung Kelayang, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung.
Menteri Kelauatan dan Perikanan Kabupaten Belitung Susi Pudjiastuti, Jumat (27/7) ketika ber Kayak di Pantai Tanjung Kelayang, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung. (Bangka Pos / Disa Aryandi)

Penenggelaman kapal pelaku illegal fishing juga bukan tanpa proses sebelumnya. Eksekusi dilakukan setelah ada putusan final pengadilan bahwa kapal tersebut harus ditenggelamkan.

Susi kerap meminta pengadilan untuk memutuskan agar kapal illlegal fishing ditenggelamkan, bukan disita negara dan kemudian dilelang. Sebab, beberapa kali Susi jengkel mendapatkan fakta bahwa kapal-kapal yang dilelang justru kembali ke tangan bos illegal fishing dengan memanfaatkan sistem lelang negara.

Akhirnya, kapal-kapal tersebut kembali mencuri ikan di laut Indonesia dan kembali ditangkap oleh petugas keamanan laut Indonesia dengan susah payah.

Kini di bawah Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo, kebijakan penenggelaman kapal akan dihentikan.

Edhy ingin kapal-kapal tersebut diberikan untuk para nelayan. Namun, belum dijelaskan dengan rinci bagaimana skemanya, termasuk nelayan mana yang berhak menerima hibah kapal tersebut.

Meneteskan Air Mata Saat Serah Terima Jabatan, Susi Pudjiastuti Percaya kepada Edhy Prabowo
Meneteskan Air Mata Saat Serah Terima Jabatan, Susi Pudjiastuti Percaya kepada Edhy Prabowo (Capture Youtube KOMPASTV)

Meski begitu, Edhy masih membuka peluang penenggelaman kapal. Namun, hal ini hanya akan dilakukan bagi kapal illegal fishing yang mencoba kabur saat hendak ditangkap petugas keamanan laut Indonesia.

“Kalau kita mengejar pelanggar kapal yang masuk ke Indonesia, sudah ditangkap, sudah menyerah, lalu kenapa harus ditenggelamkan? Kan ada mekanisme hukum dan aturan yang sudah kita lakukan. Secara prinsip adalah bagaimana langkah ke depan, sikap kita untuk memanfaatkan sumber daya laut ini agar bermanfaat bagi masyarakat pesisir,” jelas Edhy.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Susi soal Penghentian Penenggelaman Kapal: Tak Perlu Lagi Bicara...", 

 
 
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved