Pabrik Tapioka Tebarkan Bau Busuk

Bau Busuk Imbas Limbah Pabrik Ubi, Amri Cahyadi: Masalah Lama Belum Selesai

Bau busuk yang ditimbulkan dari limbah pabrik ubi PT Bangka Asindo Agri (BAA) dinilai telah mengganggu kenyamanan warga

Bau Busuk Imbas Limbah Pabrik Ubi, Amri Cahyadi: Masalah Lama Belum Selesai
Bangkapos.com/Hendra
Wakil Ketua DPRD Babel, Amri Cahyadi. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Bau busuk yang ditimbulkan dari limbah pabrik ubi PT Bangka Asindo Agri (BAA) dinilai telah mengganggu kenyamanan warga di Kelurahan Kenanga, Kabupaten Bangka.

Bentuk protes dilakukan warga dengan menandatangani penolakan keberadaan perusahaan tersebut. Baik dilakukan secara terbuka maupun di laman media sosial.

Wakil Ketua DPRD Babel, Amri Cahyadi mengatakan bahwa persoalan limbah yang mencemari udara di Kelurahan Kenanga bukan masalah baru. Masalah ini sudah cukup lama diprotes warga, tapi hingga saat ini belum ada penyelesaiannya.

"Persoalan ini sudah lama terjadi dan mengganggu kenyamanan di masyarakat. Saya berharap masalah ini bisa diselesaikan. Khususnya Pemda Bangka bisa melihat ini untuk diselesaikan,” kata Amri Cahyadi, Senin (18/11/2019).

Bau busuk menyengat di Kelurahan Kenanga memang terjadi. Menurutnya Pemkab Bangka harusnya bisa menyelesaikan masalah ini dengan memanggil pihak terkait.

"Kita harus mencari win-win solution-nya. Tidak usah lagi lah berdebat menyangkut keberadaan perusahaan tersebut. Karena hal itu tidak akan selesai, akhirnya timbul prasangka negatif. Yang diperlukan sekarang ini penyelesaiannya. Apakah perusahaannya pindah lokasi, maka ini perlu difasilitasi," jelasAmri.

Disisi lain kata Amri harus diminta juga penjelasan ke pihak perusahaan. Apakah bisa mengatasi permasalahan limbah yang menimbulkan bau busuk tersebut.

Namun  jika  memang tidak bisa mengatasi bau busuk itu maka harus dipindahkan.

"Kita berikan kesempatan dulu ke pihak perusahaan. Bagaimana upaya mereka untuk mengatasi masalah ini,” saran Amri.  (Bangkapos.com/Hendra)

Penulis: Hendra
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved