Penipuan Berkedok Dagang

Penipuan Berkedok Dagang, Sejumlah Warga Lapor Ke Polres Pangkalpinang

Sejumlah warga melaporkan tiga pelaku atas dugaan kasus penipuan berkedok dagang ke Polres Pangkalpinang, Senin (18/11/2019).

Penipuan Berkedok Dagang, Sejumlah Warga Lapor Ke Polres Pangkalpinang
Bangkapos.com/Yuranda
Para pelapor penipuan berkedok dagang saat melapor tiga terduga kasus penipuan di ruangan Reskrim Polres Pangkalpinang, Senin (18/11/2019). 

BANGKAPOS.COM, BANGK-- Sejumlah warga melaporkan tiga pelaku atas dugaan kasus penipuan berkedok dagang ke Polres Pangkalpinang, Senin (18/11/2019).

Tiga pelaku yang dilaporkan oleh korban diduga penipuan tersebut, masing-masing dari pelaku tersebut ialah R, IB dan RR.

Ambarwati (39) warga Petaling Kecamatan Mendo Barat Kabupaten Bangka selaku pedagang tupperware, datang bersama puluhan korban lainnya, untuk melaporkan hal tersebut ke Polres Pangkalpinang.

Ambar menceritakan, modus yang digunakan pelaku tersebut mengambil barang dagangan tupperware yang dijual olehnya Ambar, untuk dijualkan kembali oleh pelaku ke pada pembeli lain.

Dengan perjanjian setelah barang itu laku terjual, uang dari penjualan tersebut akan diberikan ke Ambar.

"Barang abis uang dikasih tapi sampai sekarang tidak ada uang tersebut, saya rugi Rp 130 juta. Sudah 10 bulan, mereka ini ada tiga orang, berjanji akan dicicil, sampai sekarang tidak ada setorannya," sesal Ambarwati, Senin (18/11/2019).

Lanjutnya, kemarin sudah buat surat perjanjian kepada pelaku, dan mereka berjanji untuk mencicil uang tersebut tapi selama ini tidak ada kejelasannya.

Sama halnya dengan, Ambarwati (39). Susi Susanti (30) warga Kace Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka, selaku pedagang tupperware, juga melaporkan hal yang sama dengan modus yang sama pula.

Menurut keterangan dari Susi Susanti, awalnya pelaku menelpon dirinya untuk mengambil Tupperware yang akan dijualkan kembali oleh pelaku.

"Dulunya uang tersebut Rp 16 juta, setelah dipotong dan sebagian barang dibaliki tersisa Rp 7,5 juta dan berjanji akan dibayar tapi sudah sembilan bulan belum dibayar olehnya," sesal Susi Susanti.

Suasana Ibu-ibu Melapor Dugaan Penipuan di Ruang Reskrim Polres Pangkalpinang, Senin (18/11/2019)
Suasana Ibu-ibu Melapor Dugaan Penipuan di Ruang Reskrim Polres Pangkalpinang, Senin (18/11/2019) (Bangkapos.com/Yuranda)
Halaman
123
Penulis: Yuranda
Editor: nurhayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved