Berita Pangkalpinang

Fraksi Nasdem Surati Kapolda Bangka Belitung, Segera Tuntaskan Kasus Tambang Ilegal Sijuk

Ketua Fraksi Partai Nasdem, DPRD Babel, Agung Setiawan mengatakan fraksi sudah menyurati Polda Kepulauan Bangka Belitung

Fraksi Nasdem Surati Kapolda Bangka Belitung, Segera Tuntaskan Kasus Tambang Ilegal Sijuk
Bangkapos.com/Hendra
Ketua Fraksi Partai Nasdem, Agung Setiawan 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Peristiwa penertiban tambang ilegal yang terjadi di Desa Sijuk, Kabupaten Belitung sudah menjadi perhatian pemerintahan pusat.

Bahkan baik menteri maupun Komisi III DPR RI berkunjung ke Bangka Belitung mempertanyakan terkait kasus yang menimpa Wakil Gubernur Babel, Abdul Fattah yang merupakan kader Partai Nasdem.

Ketua Fraksi Partai Nasdem, DPRD Babel, Agung Setiawan mengatakan fraksi sudah menyurati Polda Kepulauan Bangka Belitung dan jajaran agar segera menuntaskan kasus tambang ilegal di Sijuk.

"Jadi menyikapi persoalan tambang ilegal Sijul ini kita sudah menyurati Kapolda Babel. Kita minta segera diselesaikan soal ini dengan sebaiknya. Penegak harus tegas dalam menjalankan tugasnya," ujar Agung Setiawan, Senin (18/11/2019).

Penegakan dan penindaka hukum lanjut Agung Setiawan harus tuntas. Karenanya dalam kasus tambang ilegal di Sijuk aparat kepolisian harus benar-benar kerja.

Bila tidak ada tindak lanjut, Agung mempertanyakan wibawa pemerintahan Provinsi Bangka Belitung.

"Ini penyerangan kepada pejabat negara, kalau tidak dituntaskan dimana wibawa penegak hukum dan pemerintahan Babel. Karena itu fraksi Nasdem mendesak, kapolda dan jajarannya segera menuntaskan kasus ini," ujar Agung.

Sementara itu Sekretaris Fraksi Nasdem, Johansen Tumanggor menambahkan agar kapolda bertindak tegas. Siapa yang memang bersalah, jangan ragu untuk menegakkan hukum.

"Siapapun yang bersalah harus ditindak tegas. Apakah itu penambangnya ataupun aparatnya. Kita minta segera ada tersangkanya," ujar Johansen Tumanggor.

Kunjungan komisi III DPR RI salah satu bentuk perhatian pemerintah pusat terkait kejadian yang ada di Babel. Mereka kata Johansen sudah meminta agar menegakkan hukum di Bangka Belitung.

"Kita apresiasi dan ucapkan terima kasih atas kunjungan komisi 3. Kehadiran mereka terkait masalah ini bukti kepedulian terhadap Babel dan desakan untuk menegakkan hukum," pungkas Johansen.

(bangkapos.com / Hendra)

Penulis: Hendra
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved