Berita Pangkalpinang

573 Perkara Perceraian Diajukan di Pengadilan Agama Kota Pangkalpinang

Husein mengatakan 573 perkara perceraian telah diajukan baik istri dan suami.

573 Perkara Perceraian Diajukan di Pengadilan Agama Kota Pangkalpinang
Kompas.com
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Bagian Humas Pengadilan Agama Kota Pangkalpinang, Husein mengatakan 573 perkara perceraian telah diajukan baik istri dan suami.

"Sampai hari ini cerai gugat yang diajukan istri 450 perkara dan cerai talak yang diajukan suami 123 perkara. Dibandingkan tahun 2018, tahun ini meningkat. Sekarang belum selesai perhitungan karena masih ada bulan November dan Desember," jelas Husein saat dikonfirmasi bangkapos.com, Selasa(19/11/2019).

Ia mengatakan faktor yang mendominan penyebab terjadi angka perceraian saat ini dikarenakan faktor perekonomian.

"Selain ekonomi, masalah penyebabnya juga karena tanggung jawab, selingkuh, suami dipenjara karena narkoba, pengaruh pihak ketiga misalnya keluarga dan perkawinan dini," katanya.

Akan tetapi ia menuturkan perkawinan dini tidak menjadi faktor yang terlalu mempengaruhi angka perceraian.

"Kalau disebabkan pernikahan dini di sini itu kurang tidak terlalu banyak, sebab untuk pernikahan dini dispensasi kurang dari 10 dalam setahun. Malah banyak yang bercerai orang dewasa, bahkan yang sudah kakek nenek juga ada," katanya.

(bangkapos.com/Cici Nasya Nita)

Penulis: Cici Nasya Nita
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved