Advertorial

Desa Mayang Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Peresmian Desa Mayang sebagai Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan dilaksanakan di kantor Desa Mayang, Selasa (19/11)

Desa Mayang Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
ist/ Desa Mayang Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
BADAN Penyelenggara Jaminan Sosial Tenaga Kerja (BP Jamsostek) Belitung dan Pemerintah Desa Mayang, Kecamatan Kelapa Kampit, Kabupaten Belitung Timur (Beltim) meresmikan Desa Mayang sebagai Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. Peresmian dilaksanakan di kantor Desa Mayang, Selasa (19/11). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Tenaga Kerja (BP Jamsostek) Belitung dan Pemerintah Desa Mayang, Kecamatan Kelapa Kampit, Kabupaten Belitung Timur (Beltim) meresmikan Desa Mayang sebagai Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. Peresmian dilaksanakan di kantor Desa Mayang, Selasa (19/11).

Peresmian Desa Sadar Jamsostek ditandai pemukulan gong oleh Asisten I Setda Beltim Sayono didampingi Asisten Deputi BP Jamsostek wilayah Sumbagsel Mochamad Hanapi, Kepala BP Jamsostek Pangkalpinang Yoseph Aris Daryanto, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Beltim Ida Lismawati, Kepala Dinas Tenaga kerja Koperasi dan UKM Kabupaten Beltim Erna Kunondo, Kepala Desa Mayang Guna Hendra Jaya.

Kepala BP Jamsostek Belitung Handi Maaz mengatakan seluruh perangkat Desa Mayang sudah terdaftar pada BP Jamsostek sejak tahun 2013. Mereka juga sudah pernah mendapat manfaat dari jaminan kematian.

“Alhamdullilah Desa Mayang mendapat penghargaan dari BP Jamsostek karena sudah mendaftar dan syaratnya sudah cukup ditunjuklah sebagai Desa Sadar Jamsostek,” kata Handi di sela peresmian.

Ia mengatakan fungsi dari kegiatan ini untuk menyebarluaskan informasi terkait sosialisasi BP Jamsostek kepada seluruh lapisan masyarakat. Terutama kepada nelayan dan petani yang juga bisa dilindungi oleh BP Jamsostek.

Handi mengatakan ada empat program BP Jamsostek, yaitu program jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, jaminan hari tua, dan jaminan pensiun.

Menurutnya bagi peserta bila mengalami kecelakaan kerja, pengobatan ditanggung BP JAMSOSTEK sampai sembuh, yakni di kelas 1, sekalipun pembayaran iuran minimal atau maksimal, menurutnya pembiayaan pengobatannya full dari BP JAMSOSTEK.

Kepala BP Jamsostek Pangkalpinang, Yoseph Aris Daryanto menngungkapkan jumlah peserta Jamsostek ada 2.035 perusahaan. Desa Sadar Jamsostek di Bangka Belitung saat ini berjumlah sebanyak enam desa. Perinciannya di Pulau Bangka 4 desa dan di Pulau Belitung terdapat 2 desa.

Satu diantara syarat Desa Sadar BP Jamsostek adalah aparaturnya sudah terdaftar pada BP Jamsostek.

“Dengan harapan aparatur desa juga dapat menyebarkan kepada warganya,” ujar Aris.

Menurutnya, peserta dan BP Jamsostek ada yang formal dan ada yang non formal. Yang formal adalah perusahaan yang mendaftarkan. Sedangkan yang non formal, yaitu mandiri, membayar secara sendiri iuran kecelakan kerja dan kematian.

“Paling rendah untuk dua program itu Rp 16.800 per orang perbulan, dengan jumlah pekerjaan bisa ditanggung tiga jenis pekerjaan. Misal pagi kerja di bangunan, siang di kebun, malam di angkringan. Itu mencakup tiga pekerjaan tersebut,” ujar Aris.

Pemkab Belitung Timur menyambut baik program BP Jamsostek ini. Menurut Asisten I Setda Beltim Sayono, BP Jamsostek sesuai dengan yang diamanatkan oleh undang-undang.

Ini merupakan satu diantara program pemerintah yang menyelenggarakan jaminan sosial yang bertujuan untuk memberikan perlindungan dasar bagi seluruh masyarakat yang bekerja. Baik secara mandiri maupun bekerja pada suatu badan usaha ataupun penyelenggara negara dengan 4 layanan program perlindungan, yaitu jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, jaminan hari tua dan jaminan pensiun.

Sesuai dengan nawacita Presiden Joko Widodo yang membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah dan desa dalam kerangka negara dan kesatuan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan program dan jaminan sosial untuk seluruh rakyat.

Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved