DPRD Provinsi Bangka Belitung Akan Akomodir Keinginan Masyarakat Desa Beriga Zero Tambang Laut

Keinginan masyarakat Desa Beriga, Kecamatan Lubuk, Kabupaten Bangka Tengah untuk zero tambang laut akan diakomodir oleh DPRD Provinsi Bangka Belitung

Bangkapos.com/Hendra
Ketua BPD Desa Beriga, Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah menyerahkan bukti permintaan izin tambang mitra PT Timah ke Wakil Ketua DPRD Babel Hendra Apollo dalam pertwmjan masyarakat yang menolak tambang di perairan Beriga, dengan DPRD Propinsi Kep. Bangka Belitung. 

DPRD Provinsi Bangka Belitung Akan Akomodir Keinginan Masyarakat Desa Beriga Zero Tambang Laut

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Keinginan masyarakat Desa Beriga, Kecamatan Lubuk, Kabupaten Bangka Tengah untuk zero tambang laut akan diakomodir oleh DPRD Provinsi Bangka Belitung.

Wakil Ketua DPRD Babel, Hendra Apollo menegaskan  pertambangan laut untuk izin baru bisa beroperasi bila memang sudah disahkannya Perda RZWP3K.

“Kalau belum ada Perda RZWP3K, itu jelas melanggar. Kalau melanggar undang-undang jelas itu sudah masuk ke pidana,” kata Hendra.

Senada dengan keinginan masyarakat, Hendra Apollo pun mengaku menolak adanya tambang laut. Karenanya keinginan masyarakat Desa Beriga untuk zero tambang akan diakomodir.

“Perdanya belum selesai, kalau masyarakat Desa Beriga menolak lautnya ditambang, nanti akan kami akomodir. Masih ada ruang untuk membuatnya zero tambang. Kalau keinginan saya, tidak hanya Beriga, tapi seluruh laut di Bangka Belitung ini zero tambang laut,” ujar Hendra.

Karena adanya penolakan dari masyarakat, politisi Partai Golkar pun meminta pelaku usaha tambang untuk tidak memaksakan untuk menambang.

Sementara itu, Ketua Fraksi Golkar, Algafri Rahman pun mengatakan akan mengakomodir keinginan masyarakat Desa Beriga untuk zero tambang.

“Nanti kita di Fraksi Golkar akan mendesak agar Beriga Zero tambang sebagaimana yang diinginkan oleh masyarakat,” kata Algafri, anggota DPRD Babel Dapil Bangka Tengah.

Dia dia khawatir bila keinginan masyarakat Desa Beriga, peristiwa mencekam tahun 2004 silam bakal terulang. Terjadinya penolakan tambang, hingga adanya pembakaran.

“Kita tidak mau terulang lagi Beriga bisa mencekam,” pungkas Algafri.

(Bangkapos.com / Hendra)

Penulis: Hendra
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved